Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Pemprov Jatim Terima Apresiasi 10 Provinsi Terbaik Perencanaan Pembangunan Daerah dari Bappenas

Gubernur Khofifah: Fokus Pembangunan Tahun 2022 di Jatim Pemulihan Ekonomi serta Pembangunan Infrastruktur Wilayah Selatan

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali menorehkan prestasi tingkat nasional.

Hari Selasa (4/5/2021) kemarin, Pemprov Jatim kembali berhasil meraih apresiasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas sebagai 10 Provinsi Terbaik Tahun 2021.

Apresiasi dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas tersebut diterima Gubernur Khofifah saat Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 secara virtual di Badan Penghubung Jawa Timur, Jalan Pasuruan, Jakarta Pusat.

Untuk tahun ini, 10 kategori provinsi terbaik selain Jatim, penghargaan juga diberikan untuk Provinsi Jateng, Jabar, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Utara, Bali, Gorontalo, dan Sumatera Barat.

Sementara untuk 10 Kota terbaik diberikan kepada Kota Surabaya, Kota Bandung, Kota Banjar Baru, Kota Denpasar, Kota Dumai, Kota Jambi, Kota Padang, Kota Palembang, Kota Semarang, dan Kota Yogyakarta.

10 Kabupaten terbaik diserahkan untuk Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Banggai, Kabupaten Bangka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Garut, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Pati, Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Polewali Mandar.

Atas diterimanya apresiasi tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas solidnya sinergitas dan harmonisasi di tingkat provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota, bahkan sampai ke tingkat terbawah.

“Alhamdulilah Provinsi Jatim memperoleh apresiasi 10 Provinsi Terbaik Tahun 2021. Apresiasi ini tak lepas dari sinergitas dan harmonisasi dari Bupati/Walikota se-Jatim dalam peningkatan inovasi pembangunan daerah masing-masing yang berdampak bagi kemajuan pembangunan Jatim,” ungkap Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah yang disusun berdasarkan agenda pembangunan nasional merupakan wujud dari komitmen terhadap pencapaian Prioritas Pembangunan Nasional.

“Sinergitas pelaksanaan pembangunan mulai dari tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota ini penting dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat. Sesuai prinsip-prinsip pembangunan yang holistik, tematik, terintegrasi dan spasial, serta dapat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” urai Khofifah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved