Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Mulai Besok, Perjalanan KA Probowangi dan Tawang Alun Wajib Tunjukkan Surat Bebas Negatif Covid-19

Calon penumpang yang akan menggunakan KA Probowangi dan Tawang Alun diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa PT KAI Daop 8 Surabaya
Foto penumpang kereta api di tengah pandemi covid-19. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Terhitung mulai tanggal 6 Mei 2021, perjalanan Kereta Api (KA) Probowangi relasi Surabaya Gubeng - Ketapang (PP) dan Tawang Alun relasi Malang - Ketapang (PP) wajib menunjukan surat bebas negatif Covid-19.

"Sebelumnya, KA Probowangi dan Tawang Alun termasuk ke dalam KA Aglomerasi, dimana tidak diwajibkan melakukan RT-PCR, tes rapid antigen ataupun GeNose C19 dengan hasil negatif. Namun mulai 6 Mei 2021, calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan KA Probowangi dan Tawang Alun diwajibkan menunjukan surat bebas Covid-19," ujar Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu (5/5/2021).

Calon penumpang yang akan menggunakan KA Probowangi dan Tawang Alun diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun.

Bila ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka calon penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

Baca juga: Produk UMKM Lamongan Masuk Toko Ritel Modern, Konsumen Tertarik untuk Beli

"Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena kami berkomitmen memberikan layanan transportasi yang sehat, nyaman serta selamat," terangnya.

Dirinya pun juga mengungkapkan, setiap calon penumpang KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat.

"Setiap calon penumpang KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut," tambahnya.

Selain itu dirinya juga menambahkan, guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap calon penumpang KA wajib mematuhi protokol kesehatan.

Dan selalu menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"KAI secara konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan. Hal tersebut kami lakukan, sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved