Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Hafiz Asal Jatim Terpilih Jadi Imam Masjid Besar di UEA, Gubernur Khofifah Titip Pesan Seperti Ini

Gubernur Khofifah ikut bangga dan bersyuku, Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama hafiz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Rahmat Alfian Hidayat yang lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikut bangga dan bersyukur usai hafiz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Ucapan selamat diungkapkan Mantan Menteri Sosial ini di akun Instagram pribadi miliknya @khofifah.ip.

"Turut senang bersyukur sekaligus bangga, Rahmat Alfian Hidayat hafiz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA)," tulis Khofifah, Selasa (4/5/2021).

Khofifah ingin keberadaan sosok Alfian dapat secara proaktif mengkampanyekan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin dengan menebar dakwah, literasi, narasi dan perbuatan yang sejuk, harmonis, damai, toleran serta penuh kasih sayang.

Tidak ketinggalan, Khofifah berharap Alfian bisa kerasan di negeri orang dan dapat menjalankan tugas dengan baik di UEA.

"Buat Alfian, selamat dan sukses. Semoga betah di sana dan bisa menjalankan tugas dengan baik serta mengharumkan nama hafiz-hafizoh asal Indonesia. Aamiin," tambah Khofifah.

Seperti diketahui, hafiz asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Rahmat Alfian Hidayat lolos seleksi menjadi Imam Masjid Besar di Uni Emirat Arab (UEA).

Alfian merupakan 1 dari 27 hafiz asal Indonesia yang dipilih menjadi imam masjid di negara kaya minyak tersebut. Penghafal Alquran jebolan Ma’had Umar Bin Khattab Surabaya dan Pondok Pesantren Ibnu Ali Sidoarjo ini rencananya akan berangkat ke UEA Juni 2021 mendatang.

"Insya Allah Pemprov Jatim akan turut serta memfasilitasi keberangkatannya. Saya titip, sampaikan kepada masyarakat di sana bahwa rakyat Indonesia meski berbeda suku, agama, ras, dan budaya namun dapat hidup berdampingan dengan damai," ujar Gubernur Khofifah. (hms)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved