Breaking News:

Berita Blitar

Geram Balap Liar Terjadi Terus Selama Ramadhan, Kapolres Blitar Hancurkan 44 Knalpot Brong

Dan semua knalpot brong itu pun dipotong gergaji mesin sampai berkeping-keping di halaman Polres Blitar.

surya/imam taufiq
Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela melakukan pemotongan knalpot brong hasil sitaan dari balap liar selama razia Ramadhan, Rabu (5/5/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Kesabaran polisi selama melancarkan razia balap liar di bulan suci Ramadhan ini memang terjaga, tetapi tidak menyurutkan tindakan tegasnya. Dari penggerebekan terhadap balap liar selama Ramadhan, Polres Blitar telah mengamankan puluhan sepeda motor berikut knalpot brongnya.

Dan menumpuknya sebanyak 44 knalpot brong, Rabu (5/5/2021), menjadi puncak kegeraman Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela. Leonard tidak sekadar memerintahkan motor milik pelaku balap liar ditahan sampai setelah Lebaran.

Tetapi Leonard juga memastikan pemusnahan semua knalpot brong dari motor-motor yang disita dari arena balap liar di area Gunung Betet, Kecamatan Kademangan itu. Dan semua knalpot brong itu pun dipotong gergaji mesin sampai berkeping-keping di halaman Polres Blitar.

Bahkan kapolres turun tangan sendiri untuk memotong knalpot brong. "Ini harus digergaji dan dipotong hingga tak berbentuk supaya tak bisa dipakai lagi. Sebab knalpot brong sangat mengganggu masyarakat atau pengendara kendaraan lainnya," tegas Leonard.

Siang itu, menurut Leonard, ada sebanyak 44 knalpot brong yang dimusnahkan dari hasil razia di beberapa lokasi. Terkait knalpot brong itu, Leonard memerintahkan anggotanya agar bertindak tegas.

Kalau ditemukan ada motor melintas di jalan dengan knalpot yang bikin pusing apalagi sampai melakukan kebut-kebut di jalan raya, agar langsung ditahan motornya.

"Ini menjadi atensi kami selama bulan suci ini. Sebab itu merupakan pengaduan terbanyak dari para tokoh masyarakat, agar tak bikin bising dan mengganggu umat Islam selama beribadah di bulan suci ini," paparnya.

Selain memusnahkan 44 knalpot brong, siang itu juga dimusnahkan barang bukti lainnya. Di antaranya, minuman keras berbagai merek, seperti Vodka. Ada sebanyak 2.955 botol miras, termasuk arak oplosan atau dikenal arjo (arak jowo).

Polisi juga memusnahkan 40 batang petasan dan serbuk yang merupakan bahan petasan sebanyak 2 KG. "Untuk petasan itu, kami amankan selama bulan Ramadhan ini dan ada tersangkanya," ungkapnya.

Menanggapi tindakan tegas kapolres itu, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Blitar, KH Agus Muadhin memberikan apresiasi. Bahkan KH MUadhin mendukung langkah kapolres yang berani menindak para pelaku balap liar.

"Kalau mereka tidak ditindak, maka akan terus mengganggu masyarakat terutama pada malam hari. Kami mengapreasi langkah kapolres tersebut karena bisa membuat umat jadi nyaman dan aman dalam menjalankan ibadah puasa," paparnya. ****

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved