Breaking News:

Berita Kediri

Bupati Kediri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, Sosialisasikan Larangan Mudik

Perlu kerjasama yang baik oleh seluruh stakeholder untuk mengimbau agar masyarakat tak melakukan mudik

surya.co.id/farid mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 di Mapolres Kediri Rabu (5/4/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 di Lapangan Mapolres Kediri, Rabu (5/4/2021).

Kegiatan apel ini diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri mulai Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, TNI, Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, hingga BPBD Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan dalam sambutannya untuk menekankan pelaksanaan Operasi Ketupat harus bisa berjalan maksimal.

"Jangan sampai upaya-upaya penanganan Covid-19 yang sudah baik menjadi sia-sia. Oleh sebab itu perlu kerjasama yang baik oleh seluruh stakeholder untuk mengimbau agar masyarakat tak melakukan mudik," ujarnya.

Sementara itu Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono menjelaskan pihaknya siap melaksanakan kegiatan operasi ketupat dengan maksimal.

"Belajar pengalaman sebelumnya, ketika ada libur panjang selalu ada peningkatan angka Covid-19," katanya.

AKBP Lukman Cahyono juga menyampaikan, perlu ada keterlibatan banyak pihak untuk mensukseskan kegiatan Operasi Ketupat 2021.

"Perlu keterlibatan seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk mengimbau agar tidak mudik, tidak berkerumun dan berwisata yang berpotensi menimbulkan klaster," ungkapnya.

Selain mengimbau masyarakat, Lukman Cahyono menuturkan pihaknya sudah mendirikan sebanyak enam pos pengamanan mudik dan satu titik penyekatan di Kecamatan Kandangan.

"Untuk yang dari arah Malang, Batu mau ke Kabupaten Kediri tidak akan diperbolehkan. Begitu sebaliknya jika ada yang dari Kediri ke Malang juga tidak akan diperbolehkan. Semuanya akan diminta untuk melakukan putar balik," jelas Kapolres Kediri.

Masih kata Lukman Cahyono, pihaknya hanya akan memberikan ijin kepada masyarakat yang keluar masuk Kabupaten Kediri dari Kecamatan Kandangan dengan syarat khusus.

Salah satunya seperti adanya keperluan untuk bekerja, ada keluarga yang meninggal, hingga kepentingan untuk berobat.

"Termasuk juga ada yang melahirkan tentu masih diperbolehkan masuk melewati pos penyekatan di Kecamatan Kandangan," pungkasnya.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved