Breaking News:

Berita Jember

Pekerja Migran Positif Covid-19 Lolos dan Boleh Pulang ke Lumajang, Satgas Pertanyakan Hal Ini

31 orang PMI lain yang berada dalam satu bus dengan PMI positif dilakukan tracing dan pemeriksaan Antigen sebagai pemeriksaan awal.

SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Rakor Bakorwil V Jember menjelang Hari Raya Idul Fitri, Selasa (4/5/2021). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lumajang diketahui positif Covid-19. PMI itu seorang perempuan asal Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, yang bekerja di Singapura.

Hal ini terungkap ketika dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan menjelang dan setelah Idul Fitri 1442H/2021 kabupaten/kota se wilayah kerja Bakorwil V Jember, Selasa (4/5/2021).

Rakor yang digelar di Kantor Bakorwil V Jember di Jl Kalimantan Kabupaten Jember itu dihadiri oleh unsur Satgas Penanganan Covid-19 dan Dinas Perhubungan kabupaten/kota di wilayah kerja Bakorwil V Jember. Wilayah kerja Bakorwil V Jember yakni Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, dan Lumajang.

Kepala Dinas Perhubungan Lumajang, Yudho Hariyanto mempertanyakan prosedur penanganan PMI positif di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hal itu disampaikan Yudho dalam Rakor tersebut.

"Karena kemarin ada satu PMI asal Wotgalih Yosowilangun, yang ternyata positif. Saat pulang ke Lumajang, kami jemput memakai bus. Dalam satu bus total ada 32 orang PMI dan empat oran pendamping dari kami (Dishub Lumajang). Kenapa PMI positif bisa lolos, dan boleh pulang. Akhirnya tadi pagi, petugas dari Dishub, kami lakukan swab dan hasilnya negatif," ujar Yudho.

Yudho mengharapkan, PMI positif tidak sampai lolos untuk dibawa pulang ke daerah oleh masing-masing penjemput.

Dia melontarkan temuan itu kepada peserta Rakor yang di dalamnya ada perwakilan Dishub Provinsi Jatim, dan juga Ketua Tim Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 dr Joni Wahyuhadi yang menjadi pembicara secara daring.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius yang juga ikut dalam pertemuan itu menambahkan, PMI tersebut sudah dirawat di rumah sakit di Lumajang.

"Dan untuk 31 orang PMI lain yang berada dalam satu bus dengan PMI positif, kami lakukan tracing dan pemeriksaan Antigen sebagai pemeriksaan awal. Namun hasil untuk tracing ini belum keluar semua," ujar Bayu kepada SURYA.CO.ID.

Jika dari pemeriksaan Antigen, mereka diketahui positif, maka diteruskan dengan pemeriksaan PCR.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved