Breaking News:

Berita Madiun

Kota Madiun Resmikan Logo 'Kota Pendekar', Jadi Daya Tarik Wisatawan dan Investasi

da 14 perguruan pencak silat di Kota Madiun dengan ribuan warga atau anggota. Sehingga, brand Kota Pendekar dinilai pantas mewakili hal itu.

surya/rahardian bagus p
Peresmian Logo Kota Pendekar dilakukan Pemkot Madiun, Selasa (4/5/2021). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Pemkot Madiun baru saja meluncurkan logo baru Kota Pendekar. Logo baru berbentuk seorang pendekar yang sedang memeragakan gerakan pencak silat ini selaras dengan city branding Kota Madiun, yaitu Kota Pendekar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan pemilihan logo Kota Pendekar ini sudah melalui proses seleksi dan pertimbangan matang. Juga, mendapat persetujuan dari 14 perguruan silat di Kota Madiun.

"Jadi tidak hanya mewakili masyarakat Kota Madiun, tetapi juga harus menarik perhatian warga luar kota. Ini penting agar city branding Kota Madiun sebagai Kota Pendekar dapat dicapai secara maksimal dan optimal," kata Maidi saat launching logo city branding Kota Pendekar di Edupark Ngrowo Bening, Jumat (30/4/2021) malam lalu.

Maidi menuturkan, ada 14 perguruan pencak silat di Kota Madiun dengan ribuan warga atau anggota. Sehingga, brand Kota Pendekar dinilai pantas mewakili hal itu.

Pencak silat, lanjut Maidi, selain seni bela diri dan olahraga, juga merupakan kekayaan budaya yang berpotensi dikembangkan sehingga memiliki nilai jual bagi pariwisata. "Selain ada banyak pendekar, kami berharap diimbangi dengan branding yang menarik dan mudah diingat," ujarnya.

Maidi mengatakan, dengan semakin banyak kunjungan wisatawan maka semakin banyak investasi yang masuk sehingga Kota Madiun akan semakin maju. "Artinya akan terbuka peluang kerja baru, perekonomian meningkat dan sebagainya,” kata Maidi.

Selain logo, Pemkot Madiun juga memiliki pakaian khas Kota Pendekar. Seragam tersebut berupa setelan pakaian berwarna hitam polos bertali putih ala baju pencak silat dengan logo Kota Pendekar di bagian dada sebelah kanan.

"Pakaian ini merupakan salah satu identitas Kota Madiun, wajib dilestarikan. Harapannya, pakaian ini dapat digunakan dalam event-event tertentu,” ujar Maidi.

Sementara Ketua Paguyuban Pencak Silat Kota Madiun, Moerdjoko mengapresiasi city branding dan logo Kota Pendekar. Moerdjoko berharap ke depannya pencak silat dapat menjadi ikon wisata di Kota Madiun.

"Pencak silat jangan hanya dilihat dari satu sisi. Selain sebagai bela diri dan olahraga, juga bisa menjadi seni yang dapat dinikmati," imbuhnya. ****

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved