Perawat di Malang Dibakar

Kondisi Perawat di Malang Dibakar Seorang Pria, Wajah dan Tubuh Luka Bakar, Ini Ciri-Ciri Pelaku

Kondisi mengenaskan dialami Eva Sofiana Wijayanti, perawat di Malangyang dibakar seorang pria tak dikenal. Ini ciri-ciri pelaku.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Tri Mulyono
ISTIMEWA/ERWIN WICAKSONO/SURYA.ID
Eva Sofiana Wijayanti, perawat di Malang dibakar seorang Pria. Wajah dan tubuh luka bakar. Polisi ungkap ciri-ciri pelaku. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Kondisi mengenaskan dialami seorang perawat di Malang, Jawa Timur (Jatim) yang dibakar seorang pria tak dikenal.

Wajah dan tubuh wanita bernama Eva Sofiana Wijayanti (35) itu mengalami luka bakar bakar.

Polisi menyebut ciri-ciri pelaku saat beraksi membakar perawat di Malang belum jelas, adalah pria menggunakan jaket hitam, helm dan masker.

Dalam kasus serupa, seorang pemuda berinisial DD (32), warga Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, menjadi buronan aparat kepolisian.

Pasalnya, ia diduga membakar kekasihnya sendiri berinisial ID (22) menggunakan bensin.

Kronologi perawat di Malang dibakar

 Inilah kronologi perawat cantik di Kalipare, Kabupaten Malang dibakar hidup-hidup oleh pria tak dikenal saat sedang berada di tempat kerjanya, klinik Bunga Husada Kalipare, Senin (3/5/2021).

Korban berusia 35 tahun asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang dibakar menggunakan bensin oleh pria tak dikenal.

Kapolsek Kalipare, AKP Soleh Mas'udi menjelaskan korban bekerja di perawat Klinik Bunga Husada Kalipare.

Kini, korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen.

Sholeh menjelaskan peristiwa nahas itu mulanya terjadi ketika korban tengah beristirahat di Klinik Bunga Husada.

Korban diketahui sedang masuk kerja shift pagi.

Tak lama kemudian, tiba-tiba datang seorang laki laki mengendarai sepeda motor Honda Beat merah.

Sholeh menuturkan ciri-ciri pria itu menggunakan jaket hitam, helm dan masker.

Pria tak dikenal itu langsung merangsek masuk ke dalam klinik menuju ruang istirahat korban.

Setibanya bertemu korban, pelaku langsung menyiramkankan cairan diduga bensin ke bagian wajah dan tubuh korban.

Tanpa menunggu lama, pelaku menyulutkan korek ke arah tubuh korban.

Pelaku langsung lari cepat meninggalkan lokasi.

Saat itu, hanya ada satu saksi saat itu di klinik tersebut.

Api berhasil dipadamkan dengan air dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada.

"Doakan pelakunya segera tertangkap. Kami bersama jajaran Polres Malang akan terus menyelidiki kasus ini," tutupnya.

Kejadian serupa di Cianjur

Wanita berinisial ID (22) di Cianjur mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuh dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

ID dibakar oleh kekasihnya sendiri DD (32), warga Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat,

Kapolsek Cidaun AKP Sumardi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (1/5/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dilansir dari TribunJabar, kejadian itu berawal saat pelaku dan korban terlibat cekcok mulut.

Pelaku yang emosi langsung menyiramkan bensin ke tubuh korban lalu menyulutnya dengan korek api.

"Benar peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah salah seorang warga dan korban mengalami luka bakar cukup serius sehingga kritis," ujar AKP Sumardi melalui sambungan telepon.

Alami luka bakar 80 persen

Sumardi mengatakan, akibat peristiwa itu korban mengalami luka bakar hingga 80 persen.

Karena luka bakarnya cukup parah itu, korban belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung,” ujar dia.

Sedangkan pelakunya sendiri saat ini kabur dan menjadi buronan aparat kepolisian.

Untuk mengusut kasus itu, polisi saat ini masih melakukan pendalaman penyelidikan untuk mengetahui motif pelaku melakukan tindakan keji tersebut.

“Pelaku ini tidak ada di tempat, melarikan diri. Perkaranya sedang kita dalami,” ucap Mardi.

Kesaksian warga

Sementara dari keterangan yang didapat dari warga sekitar, kasus penganiayaan itu diduga dilatarbelakangi masalah cemburu.

"Kalau di masyarakat isu beredar karena cemburu," ujar warga Cidaun berinisial HM (40).

Menurutnya, pelaku diketahui mantan narapidana yang baru keluar dari penjara.

"Kira-kira setahun baru keluar dari penjara," katanya. (*)

Berita-berita terkini Malang Raya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved