Breaking News:

Lebaran 2021

Kepala Daerah se-Bakorvil V Jember Diminta Tegas terkait Larangan Mudik Lebaran 2021

Bakorwil V Jember meminta pemangku kebijakan di tujuh kabupaten dan kota di wilayah kerjanya untuk menegaskan larangan mudik saat Idul Fitri 2021.

surya.co.id/sri wahyunik
Semua daerah di Bakorwil V Jember diminta waspada terkait persebaran Virus Corona jika terjadi kelonggaran mudik Idul Fitri 2021. 

Padahal, lanjutnya, India pernah berhasil menekan angka penyebaran Virus Corona melalui lockdown kecil, juga vaksinasi massal. "Namun India terburu-buru melonggarkan diri karena merasa sudah terbentuk herd immunity. Kita, terutama di Jawa Timur, jangan seperti itu. Karena kita punya potensi yakni melalui mudik dan berkerumunnya orang, di antaranya," tegas Joni.

Mudik adalah kegiatan mobilisasi orang dalam jumlah besar dari satu daerah ke daerah lain. Hal itu, lanjut Joni, sangat berpotensi mempengaruhi penambahan kasus baru. Belum lagi di Jawa Timur, sudah ditemukan kasus mutasi baru virus tersebut, yang kini dirawat di RS dr Soetomo Surabaya.

"Kawan-kawan di Bakorwil Jember, kami minta kerjasamanya, yakni harus benar-benar menjaga mobilisasi warga, dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tegasnya.

Joni juga memuji terus melambannya angka persebaran Covid-19 di sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Bakorwil V Jember. Dia hanya mengingatkan kepada Kabupaten Banyuwangi, yang masih berpotensi tinggi persebaran dan angka kematiannya.

"Banyuwangi harus waspada, mengingat Banyuwangi juga kawasan tujuan wisata, dan dekat dengan Bali," tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPT LLAJ Jember Dishub Jatim Agus Wijaya menambahkan pihaknya membantu petugas di lapangan yang bertugas di pos penyekatan, maupun pos pengamanan.

Agus mengakui dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan nantinya, petugas akan berhadapan dengan warga yang tidak mematuhi aturan.

"Ketika tetap ada pergerakan dari masyarakat, petugas nanti akan tegas. Petugas akan melakukan skrining kepada warga yang melintasi pos penyekatan. Jika tidak memenuhi syarat kami minta putar balik, dan jika ditemukan positif tentunya akan diisolasi. Karenanya, kami minta kepada warga sebaiknya tidak mudik atau di rumah saja," tegas Agus.

Di wilayah Bakorwil V Jember ada beberapa pos penyekatan yakni perbatasan Lumajang - Probolinggo, Pronojiwo - Malang, Situbondo - Probolinggo, dan Ketapang - Gilimanuk.

Namun selain itu ada juga sejumlah pos pengamanan. Setiap kabupaten dan kota memiliki pos pengamanan. Pos pengamanan itu nantinya menjadi lapis kedua skrining pemudik, maupun warga yang berkerumun.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved