Breaking News:

Berita Kediri

Buat Layanan Terpadu, RSUD Gambiran Kota Kediri Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Thalassemia

Kondisi ini diperberat keberadaan pengobatan pusat rujukan Thalassemia yang hanya ada di Surabaya dan Malang.

surya/didik mashudi
RSUD Gambiran Kota Kediri meluncurkan Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi Thalassemia Kota Kediri (Putri Lestari) di Ruang Galuh, Selasa (4/5/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - RSUD Gambiran Kota Kediri meluncurkan Pelayanan Terpadu dan Terintegrasi Thalassemia Kota Kediri (Putri Lestari), Selasa (4/5/2021). Inovasi ini untuk membantu pelayanan pengobatan kepada penderita Thalassemia yang sebagian besar adalah masyarakat menengah bawah.

Thalassemia adalah penyakit kelainan darah merah karena berkurangnya atau tidak terbentuknya protein pembentuk hemoglobin utama dalam tubuh manusia. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit keturunan terbanyak di dunia yang belum dapat disembuhkan.

Pengobatan utamanya adalah tranfusi darah berulang serta obat khelasi besi. Pengobatan itu harus diberikan seumur hidup, sehingga memberikan beban fisik, psikososial dan ekonomi baik bagi penyandang maupun keluarga terdekatnya.

Fakta di lapangan, penyakit Thalassemia justru banyak menjangkiti masyarakat dari golongan ekonomi menengah bawah. Kondisi ini diperberat keberadaan pengobatan pusat rujukan Thalassemia yang hanya ada di Surabaya dan Malang.

Berawal kondisi tersebut, RSUD Gambiran Kota Kediri meluncurkan program layanan Putri Lestari yang bertujuan memberi pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan terpadu. Tujuannya, untuk mewujudkan derajat kesehatan setinggi-tingginya bagi penyandang Thalassemia di Kota Kediri dan sekitarnya secara gratis.

Pembebasan biaya tindakan medis ini dilakukan dengan mendaftarkan pasien Thalasemia dalam keanggotaan Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Saat ini RSUD Gambiran telah merawat 35 pasien Thalasemia anak dan dewasa yang rutin melakukan tranfusi darah 3–4 minggu sekali.

Direktur RSUD Gambiran, dr Fauzan Adima mengatakan, penyandang Thalasemia akan mendapatkan akses pelayanan dan perawatan yang lebih baik dan cepat.

Ada tiga elemen inovasi pelayanan yang diberikan. Di antaranya, pertama Fast Track. Bagi penyandang Thalassemia, diberlakukan alur penerimaan pasien khusus. Diawali pendaftaran, selanjutnya pasien langsung dibawa menuju ruang rawat inap.

"Pemeriksaan dokter dan laboratorium semuanya dilakukan di ruang rawat inap. Dengan fast track, waiting time atau waktu tunggu menjadi jauh lebih cepat, yakni 30 - 60 menit," jelas Fauzan.

Kemudian yang kedua, ketersediaan Leucodepleted. Penyandang Thalassemia rutin mendapatkan tranfusi darah Packed Red Cells (PRC). Pada beberapa kondisi, mereka harus ditransfusi dengan Leucodepleted, yang hanya dapat diberikan di RS Tipe A.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved