Breaking News:

Hikmah Ramadan 2021

Sekretaris MUI Jatim Dr Lia Istifhama MEI: Ramadhan Belum Berlalu, Indahnya Sedekah

“Sesungguhnya akan datang suatu masa yang mana seseorang berjalan membawa sedekahnya maka ia tidak menjumpai orang yang mau menerimanya."

Foto: mui jatim
Dr. Lia Istifhama, M.E.I (Sekretaris MUI Jawa Timur) 

JELANG memasuki 10 hari terakhir Ramadhan 1442 H, tentu kita seyogyanya mengingat segala amal
kebaikan kita selama bulan penuh Rahmat ini belum berlalu mengikuti cepatnya perputaran waktu.

Sanggupkah kita berpisah dengan bulan Ramadhan dan menyegerakan hari kemenangan tatkala kita
masih merasa haus berbuat kebaikan?

Ataukah kita merasa telah sangat cukup dengan berpuasa hingga tak sabar menanti gema takbir Idul Fitri?

Maka hendaknya kita renungi bersama.

Mendambakan hari kemenangan adalah hal yang mulia, namun ketahuilah bahwa mendambakan
memiliki kemampuan untuk berbuat kebaikan, adalah hal yang jauh lebih mulia.

Rasulullah SAW bahkan mengingatkan tentang kebaikan yang mana banyak manusia luput melakukannya dan hanya tersisa sedikit yang mengutamakan kebaikan.

“Kebaikan itu banyak, dan sedikit orang yang mengerjakannya.”
(HR. Khatib dari Ibnu ‘Amr, Kitab Al-Jami’us Shaghier, hadis nomor 4154)

Kebaikan dapat dilakukan dalam banyak hal. Sebagai contoh dalam bulan Ramadhan, kita diwajibkan
berzakat fitrah yang harus ditunaikan sebelum shalat Idul Fitri.

Dan perlu diketahui, bahwa hakikat zakat bukan hanya sebagai kewajiban, melainkan menguatkan semangat bersedekah dan berbagi diantara sesama muslim (Hablum minannas).

Sedekah itu sangat penting, bahkan memiliki keterkaitan dengan tanda-tanda hari kiamat. Dalam Shahih
Bukhari, hadis nomor 1352, disebutkan (artinya): Dari Abu Hurairah ra., Ia berkata: Nabi Saw bersabda:

Halaman
1234
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved