Breaking News:

Berita Pasuruan

Mahfud MD: Siapa Mau Belajar Ilmunya Kiai Hamid, Bisa Menebak Suatu Saat Gus Ipul Jadi Wapres

Mahfud MD: "Siapa mau belajar ilmunya Kiai Hamid, bisa menebak suatu saat Gus Ipul ( Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf) menjadi Wapres"

SURYA.co.id/GALIH LINTARTIKA
Mahfud MD, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), KH Idris Hamid saat di acara Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Kota Pasuruan. 

"Ini cerita fakta, saya dengar dari beliaunya. Mudah-mudahan yang hadir majelis ini bisa mengambil hikmah belajar, dan pahala. Karena ini majelis mulia," urainya

Menkopolhukam Mahfud MD, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, KH Idris Hamid saat hadir dalam acara Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Kota Pasuruan.
Menkopolhukam Mahfud MD, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, KH Idris Hamid saat hadir dalam acara Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Kota Pasuruan. (SURYA.co.id/GALIH LINTARTIKA)

Dia menceritakan, Alwi Shihab adalah temannya. Ia juga teman dari KH Idris Hamid, temannya Walikota Pasuruan Gus Ipul. Beliau adik dari Quraish Shihab.

Singkat cerita, tahun 1970-an, ia sempat datang ke Kota Pasuruan menemui salah satu wali Allah KH Abdul Hamid Ahmad.

Saat itu, Alwi Shihab meminta surat rekomendasi yang ditujukan ke Menteri Luar Negeri sebagai rekom untuk melanjutkan studi ke Mesir.

"Dia perlu rekomendasi untuk sekolah ke Mesir. Beliau adalah anak yang pintar. Dia mendapat gelar doktor dari Mesir dan juga Amerika," jelasnya.

Kiai Hamid membuatkan surat itu. Setelahnya, Kiai Hamid menyampaikan ke Alwi Shihab, jika suatu saat nanti, dirinya yang akan membuat surat rekomendasi itu.

Menkopolhukam Mahfud MD, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf ( Gus Ipul), KH Idris Hamid saat hadir dalam acara Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Kota Pasuruan, Senin (3/5/20201).
Menkopolhukam Mahfud MD, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf ( Gus Ipul), KH Idris Hamid saat hadir dalam acara Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Kota Pasuruan, Senin (3/5/20201). (SURYA.co.id/GALIH LINTARTIKA)

"Alwi Shihab yang baru lulus SMA benar-benar tidak tahu apa-apa setelah disebut akan menjadi Menteri Luar Negeri dan menandatangani surat rekom bagi anak-anak Indonesia yang akan sekolah ke luar negeri," urainya.

Yang menarik, lanjut Mahfud MD, ternyata apa yang disampaikan Kiai Hamid saat itu ke Alwi Shihab betul betul terjadi.

Di era tahun 90 - an, Alwi Shihab benar-benar menjadi menteri luar negeri.

"Itulah sebabnya, saya ingin mengatakan ada hal-hal yang tidak ada metodenya, tidak logis dipikir secara logika, tapi itu terjadi," pungkas dia.

Baca berita Pasuruan lainnya di SURYA.co.id

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved