Kapal Selam Nanggala Hilang

Kecanggihan 3 Kapal Angkatan Laut China yang Bantu Evakuasi KRI Nanggala 402, Bisa Sampai 4500 meter

Berikut kecanggihan tiga kapal angkatan laut China yang ikut membantu evakuasi KRI Nanggala 402.

XINHUA/ZHAO YINGQUAN
Kapal penelitian ilmiah China Tansuo-2 yang ikut membantu evakuasi KRI Nanggala 402. Kecanggihannya bisa dilihat di artikel ini 

Chinadaily.com.cn tanggal 2 Mei 2021 merilis, kapal riset Tansuo-2, pada akhir tahun 2020, baru saja menyelesaikan ekspedisi ilmiah di Samudra Pasifik dengan membawa kapal selam riset Shenhai Yongshi (shenhai berarti laut dalam dan yongshi berarti satria) yang mampu menyelam membawa manusia hingga kedalaman 4.500 meter.

Seperti dilansir dari Kompas.id dalam artikel 'Evakuasi KRI Nanggala: Mengenal Kapal Riset China Tansuo-2 dan Kapal Selam Laut Dalam'

Tansuo-2 adalah kapal induk riset kedua yang juga bersama kapal riset lainnya yang juga bisa menjadi kapal induk untuk Fendouzhe, Tansuo-1, mengadakan riset bersama menjelajahi palung terdalam di dunia, yaitu Palung Mariana di Pasifik Barat.

Fendouzhe yang juga berawak membukukan rekor di China dengan menyelam di kedalaman 10.909 meter di Palung Mariana pada 10 November 2020.

Kamera dalam laut wahana selam ini merekam pertama kali di dunia penyelaman melampaui kedalaman 10.000 meter secara real time.

Tansuo-2 melanjutkan misi di Pasifik, dan kapal selam Shenhai Yongshi melakukan 32 kali penyelaman laut dalam selama 57 hari ekspedisi.

Kapal selam tersebut membukukan rekor dunia dengan 12 kali penyelaman laut dalam berturut-turut dalam delapan hari dengan waktu penyelaman rata-rata 8 jam 27 menit.

Kehadiran kapal riset Tansuo-2 dan upaya kerja sama antar-Asia adalah upaya kemanusiaan dan menguatkan hubungan tradisional ribuan tahun sesama bangsa Asia.

Semoga kapal selam KRI Nanggala-402 dan awaknya bisa segera dievakuasi.

Kapal MV Swift Rescue Singapura Temukan Kontak Visual KRI Nanggala 402

MV Swift Rescue, Kapal Singapura yang Membantu Pencarian KRI Nanggala 402 Hilang Kontak
MV Swift Rescue, Kapal Singapura yang Membantu Pencarian KRI Nanggala 402 Hilang Kontak (TWITTER @Ng_Eng_Hen)

Selain China, negara tetangga yang juga mengirimkan kapalnya untuk membantu pencarian KRI Nanggala 402 adalah Singapura.

Kapal MV Swift Rescue Singapura berhasil menemukan kontak visual KRI Nanggala 402.

Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudho Margono, kontak visual KRI Nanggala 402 berhasil ditemukan kapal MV Swift Rescue Singapura pada Minggu (25/4/2021) pukul 9.04 WITA.

Setelah melanjutkan pencarian yang dilakukan KRI Rigel.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved