Breaking News:

Berita Surabaya

Isolasi bagi Pemudik di Surabaya Dilakukan di Balai RW hingga Hotel, Satgas: Atas Biaya Pribadi

Pemerintah telah melarang warga untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun ini. Namun, apabila masih warga yang nekat, ada sejumlah kewajiban.

surya.co.id/bobby constantine koloway
Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah telah melarang warga untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun ini. Namun, apabila masih warga yang nekat mudik dari Surabaya, maka akan ada sejumlah kewajiban yang harus dipatuhi. 

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya pun telah menyosialisasikan kewajiban yang harus dipenuhi warga sepulang dari mudik. Di antaranya, kewajiban mengikuti screening sepulang dari mudik. 

”Mereka wajib menunjukkan hasil negatif dari uji PCR atau rapid test antigen. Sampelnya diambil 1 x 24 jam,” kata Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto. 

Selain menunjukkan hasil negatif, petugas satgas akan tetap melakukan penyisiran. Dalam waktu tertentu, tim gugus tugas di kecamatan bakal melakukan tes acak. 

Ini mengantisipasi lolosnya warga yang masuk kampung tanpa menunjukkan hasil negatif tes PCR maupun rapid antigen. Terutama bagi warga yang positif Covid-19. 

Apabila ditemukan pemudik positif Covid-19, maka diwajibkan isolasi mandiri. "Kami menindaklanjuti SE Wali Kota dengan mengoordinasikan pihak kecamatan dan kelurahan. Di antaranya kewajiban isolasi mandiri," kata Irvan. 

Irvan menjelaskan, kampung menyiapkan tempat karantina untuk pemudik dari luar kota. Ada sejumlah lokasi yang menjadi opsi. 

Misalnya, balai RW, hingga tempat penginapan. Untuk penginapan, bisa di kos-kosan, homestay, hingga hotel. 

"Camat dan lurah kami minta untuk menginventarisir jumlah hotel, losmen, hingga homestay yang ada di wilayahnya. Termasuk juga kos-kosan," kata Irvan. 

Dengan semakin banyak alternatif pilihan tempat isolasi, warga Surabaya yang baru mudik bisa memilih lokasi. Biaya penginapan untuk isolasi bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing warga. 

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved