Breaking News:

Berita Mojokerto

Duar! Terdengar Suara Ledakan dari Mako Polres Mojokerto, Sekejap Kemudian Asap Putih Membumbung

Suara ledakan terdengar keras di halaman Markas Komando (Mako) Polres Mojokerto, Senin (3/5/2021) siang.

SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Pemusnahan barang bukti petasan di halaman Mako Polres Mojokerto, Senin (3/5/2021). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Suara ledakan terdengar keras di halaman Markas Komando (Mako) Polres Mojokerto, Senin (3/5/2021) siang.

Terlihat lidah api yang diselimuti asap putih tebal dari sumber suara ledakan tersebut. Saking kerasnya ledakan itu bahkan sampai menggetarkan telinga.

Ledakan keras yang berasal dari mercon atau petasan ini, merupakan bagian pemusnahan barang bukti ribuan petasan yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Mojokerto.

Adapun barang bukti yang disita sebanyak 69,5 kilogram black powder, bahan baku pembuatan petasan dan 2.237 buah petasan yang diamankan dari home industri di wilayah Kabupaten Mojokerto dan Sidoarjo.

Pemusnahan sebagian barang bukti itu dilakukan di halaman Polres Mojokerto di hadapan Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Forkopimda meliputi TNI, Kejaksaan dan Pengadilan Kabupaten Mojokerto.

Ini dilakukan sebagai bukti daya ledak petasan sangat membahayakan keselamatan masyarakat jika beredar lantaran berpotensi dapat melukai bahkan mengakibatkan meninggal dunia.

"Inilah imbauan kami agar tidak bermain petasan seperti ini karena sangat membahayakan nyawa anak-anak kita semuanya," ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Senin (3/5/2021).

Dony mengatakan, pihaknya akan memusnahkan puluhan kilogram bahan baku bubuk petasan (Black Powder) dan ribuan petasan di Mako Brimob dan sebagian dimusnahkan dengan menggunakan air.

"Bubuk petasan black powder diproduksi dan diedarkan oleh para tersangka dalam bentuk kemasan plastik untuk membuat mercon berukuran diameter 9 sentimeter, 7, 4 dan 2 sentimeter dan bahan pembuat lainnya akan dimusnahkan karena membahayakan," bebernya.

Menurut dia, bubuk black powder bahan baku petasan dan ribuan mercon ini diamankan dari tersangka yang ditangkap dilokasi berbeda yaitu di wilayah Jatirejo, Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Terungkapnya kasus home industri petasan ini berawal dari informasi masyarakat dan penangkapan dipimpin Kasat Reskrim Polres Mojokerto pada 24 April 2021 kemarin.

"Kami menangkap para tersangka yang meracik dan memproduksi petasan (Home Industri, Red) petasan di lokasi berbeda," jelasnya.

Petasan berskala besar yang berpotensi disalahgunakan ini dapat membahayakan masyarakat maupun anggota TNI/POLRI yang melaksanakan tugas di lapangan.

"Petasan-petasan ini sangat membahayakan untuk keselamatan pemain itu sendiri maupun warga masyarakat dan keselamatan para petugas yang berada di lapangan," ucap Dony.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved