Breaking News:

Berita Kediri

Diprediksi, Ratusan Pekerja Migran Akan Datang ke Kabupaten Kediri Hingga 5 Mei 2021

Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri diperkirakan akan datang di Kabupaten Kediri, sebelum Hari Raya Idul Fitri.

SURYA.CO.ID/Farid Mukarrom
Pekerja migran asal Kediri antre tes swab di Rumah Sakit Nuraini Pare, Senin (3/5/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri diperkirakan akan datang di Kabupaten Kediri, sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Kabid Transmigrasi dan Penempatan Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Jumadi menjelaskan, sudah ada 98 tenaga kerja migran yang datang di Kabupaten Kediri.

"Sejak tanggal 24 April hingga hari ini, jumlah tenaga kerja migran yang dipulangkan atau masa kontraknya habis sudah ada 98 orang," ujar Jumadi kepada SURYA.CO.ID, Senin (3/5/2021).

Menurutnya, seluruh tenaga kerja migran asal Kediri yang datang dari Bandara Juanda akan menjalani isolasi kemudian dilakukan swab.

Jika hasilnya negatif, maka yang bersangkutan akan dibawa ke Kabupaten Kediri untuk menjalani karantina selama 3 hari.

"Saat datang di Kabupaten Kediri, pekerja ini akan menjalani tes swab antigen. Apabila hasilnya negatif, dalam 3 hari mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing dan jalani isolasi ," ungkapnya.

Sementara itu, Jumadi mengatakan, bahwa jumlah tenaga kerja migran yang datang ini diperkirakan akan terus bertambah. Mengingat puncak kedatangan diperkirakan pada Rabu 5 Mei 2021.

"Perkiraan kami, prediksi secara keseluruhan ada sampai 150 orang. Namun jumlah ini masih belum pasti sampai puncaknya tanggal 5 lusa," imbuhnya.

Selain itu, menurut Jumadi, alasan para pekerja migran yang datang ini karena masa kontraknya sudah habis dan kebijakan dari negara tempat bekerja.

"Tetapi juga ada yang datang ke sini karena untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman," jelasnya.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved