Breaking News:

Berita Banyuwangi

Di Tangan Putra Banyuwangi, Limbah Kayu Jati Disulap Menjadi Pupuk Organik; Pesanan Tembus ke Papua

Mereka membuat pupuk organik cair yang dinamakan Hazzel, berbahan dasar cuka kayu (wood vinegar) dari limbah kayu jati.

Penulis: Haorrahman
Editor: Deddy Humana
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi laboratorium pertanian penghasil pupuk organik dari ampas kayu jati di belakang rumah warga Desa/Kecamatan Siliragung Banyuwangi. 

Selain dijadikan pupuk organik cair, produk ini juga bisa digunakan untuk vitamin hewan, obat penyakit kulit pada hewan, obat kesuburan hewan peliharaan, dan kecantikan.

Salah satu petani yang memanfaatkan pupuk Hazzel adalah Yatiran. Petani buah naga itu mengatakan, setelah menggunakan produk Hazzel, buah naga yang dihasilkan lebih padat meski ukurannya kecil.

"Meskipun ukurannya kecil tetapi buah naga lebih padat dibandingkan sebelumnya. Buahnya lebih glowing di dalam. Masa panennya juga lebih pendek," kata Yatiran.

Sementara Bupati Ipuk mengapresiasi pasangan yang tekun berkutat di sektor pertanian itu. Di tengah langkanya kiprah anak muda di sektor pertanian, justru ada pasangan muda yang melakukan terobosan.

"Ini sangat keren. Bisa menjadi contoh bagi anak muda lain untuk ikut memajukan pertanian daerah. Dan mereka berhasil," puji Ipuk.

Terkait produk Hazzel itu, Ipuk mengatakan akan mendorong Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi untuk ikut memanfaatkannya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved