Breaking News:

Berita Surabaya

PPDB SD-SMP di Surabaya mulai 2 Juni 2021, Dewan Minta Dindik Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah meminta agar waktu sebulan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk sosilisasi.

surya.co.id/nuraini faiq
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah meminta Dindik Surabaya melakukan sosialisasi hingga simulasi terkait PPDB Surabaya yang bakal dimulai 2 Juni 2021. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Pendidikan Surabaya memastikan pendaftaran PPDB Surabaya dimulai pada 2 Juni 2021.

Seluruh lulusan SD yang hendak masuk jenjang SMPN bisa mendaftar bulan depan.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah meminta agar waktu sebulan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk sosilisasi.

"Jangan sampai ada keluhan terkait pendaftaran PPDB. Jangan ada lagi polemik jarak rumah di jalur Zonasi," ujarnya, Minggu (2/5/2021).

Hingga saat ini, Komisi D mengaku belum mendapat informasi resmi terkait jadwal PPDB.

Sebab hingga saat ini Perwali yang mengatur Pelaksnaan PPDB di kota ini juga belum disahkan wali kota. 

Jika Perwali tersebut sudah disahkan maka Dindik Surabaya segera melakukan sosialisasi secara secara masif dan terus-menerus. Terutama kepada masyarakat terkait tata cara dan teknik pendaftaran.

Juga sosialisi harus tuntas disampaikan ke sekolah, guru, hingga wali murid. Sebab semua pendaftaran via online. Khusnul berharap tak ada wali murid dikecewakan dan mendatangi sekolah atau Kantor Dindik. 

"Waktu satu bulan harus dimaksimalkan untuk sosialisai. Sambil menunggu pencerahan Perwali PPDB, Dindik bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka," kata Khusnul.

Untuk itu, Politisi PDP ini meminta Dindik segera menyiapkan simulasi pendaftaran secara Online.

sudah tahu tata cara, teknis, dan paham tidak ada alasan calon wali murid protes.

Terutama terkait jarak rumah akan sangat rentan. Keluha jarak ini hampir terjadi tiap tahun. Nanti tidak lagi ada keluhan terkait ukuran Jarak rumah ke sekolah yg tertera di sistem. 

"Sistem yang akurat harus menjangkau jarak domisili calon peserta didik baru.

Surabaya punya SDM mumpuni terkait IT. Jangan sampai ada keluhan soal IT ini," tandas politisi perempuan PDIP ini.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved