Breaking News:

Ramadan 2021

Loving Life Restaurant Surabaya Kenalkan Makanan Vegetarian pada Anak-anak Panti Asuhan

Ivanli menjelaskan, makanan vegetarian ini bukan hanya tidak mengandung hewan, namun juga tanpa menggunakan segala bentuk bawang dan MSG.

surya.co.id/akira tandika
Buka bersama anak panti asuhan di Loving Life Restaurant. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan makanan vegetarian pada anak-anak. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - "Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui"mungkin ungkapan ini yang bisa disematkan pada Loving Life Restaurant saat mengajak anak-anak panti asuhan buka bersama.

Tak hanya menyebar kebaikan, keinginan Loving Life Restaurant dalam mengenalkan makanan vegetarian pada anak-anak pun berjalan.

"Ini menjadi kegiatan rutin kami, bahkan di luar bulan Ramadan. Setidaknya dalam sebulan, kami melakukan kegiatan ini selama dua kali," terang Owner Loving Life Restaurant Ivanli Irawan.

Ivanli menambahkan, kegiatan ini secara rutin dilakikan sejak pandemi COVID-19 melanda. Awalnya memang diserahkan pada driver ojek online, namun kini ia sudah memiliki daftar panti asuhan yang menerima bantuan tersebut.

"Biasanya kami yang ke panti, kirim donasi. Tapi Ramadan kali ini kami ingin kenal mereka secara langsung. Jadi mereka yang datang ke sini," tutur Ivanli.

Sebanyak dua panti, yang diwakili masing-masing 20 anak datang langsung ke Loving Live Restaurant. Tak hanya buka bersama, mereka juga dihibur oleh grup qasidah.

Ivanli menjelaskan, makanan vegetarian ini bukan hanya tidak mengandung hewan, namun juga tanpa menggunakan segala bentuk bawang dan MSG.

"Kalau kita tahu, biasanya daging barbeque selalu dipanggang bersama bawang putih utuh. Itu untuk menetralisir daging yang masuk dalam tubuh. Karena kita memakan makanan tanpa daging, penggunaan bawang tidak seberapa dibutuhkan," jelasnya.

Selama kegiatan donasi, Ivanli juga mendapat respon langsung dari anak-anak yang menerima makanan. Mereka mengatakan, bahwa makanan vegetatian masih terasa sama seperti makanan berbahan dasar hewan lainnya.

Paling favorit, lanjut Ivanli, adalah sate ayam. Anak-anak sangat suka menu itu lantaran "daging" yang ditusuk menyerupai ayam.

"Padahal itu terbuat dari jamur kancing," imbuhnya.

Yati Hasan, salah satu anggota qasidah yang diundang dalam acara tersebut dan turut mencoba makanan vegetarian mengaku cukup kaget dengan rasa yang dihasilkan.

"Kali pertama saya coba dan rasanya benar-benar mirip seperti daging asli," ungkapnya.

Pengenalan makanan vegetarian ini dilakukan Ivanli untuk mengajak anak-anak lebih menyayangi bumi.

"Karena kami percaya, semakin banyak hewan yang mati karena dikonsumsi, akan membuat keseimbangan alam memburuk," tutupnya.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved