Breaking News:

Berita Trenggalek

Disdikpora Trenggalek Dorong Warga Putus Sekolah Ikuti Program Kejar Paket

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek mendorong warganya yang putus sekolah ikut program Kelompok Belajar (Kejar) Paket B

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Aflahul Abidin
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek mendorong warganya yang putus sekolah untuk mengikuti program Kelompok Belajar (Kejar) Paket baik B yang setera lulusan SMP maupun C yang setara lulusan SMA. 

SURYA.co.id | TRENGGALEK – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek mendorong warganya yang putus sekolah untuk mengikuti program Kelompok Belajar (Kejar) Paket baik B yang setera lulusan SMP maupun C yang setara lulusan SMA.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek Totok Rudianto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah di SD, SMP, camat, dan kepala desa untuk hal tersebut.

“Kami sudah berkolaborasi untuk memantau dan mendata warga-warga yang tidak bisa melanjutkan sekolah untuk bisa kami tampung, kami arahkan untuk melanjutkan ke kesetaraan, baik itu kejar paket B maupun C,” kata Totok.

Totok berharap, ujian kejar paket itu bisa mendorong peningkatan standar pendidikan di Trenggalek. Ia juga ingin hal itu dapat meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan di wilayahnya.

“Jadi monggo, masyarakat Kabupaten Trenggalek yang tidak bisa menempuh pendidikan formal karena berbagai hal, untuk dapat menjadikan pendidikan kesetaraan ini sebagai alternatif,” sambungnya.

Totok mengatakan, sudah ada ratusan warga belajar yang mengikuti ujian pendidikan kesetaraan program kejar paket di Kabupaten Trenggalek beberapa waktu lalu.

“Totalnya ada 573 warga belajar peserta ujian pendidikan kesetaraan. Rinciannya, untuk kejar paket B ada 113 dan kejar paket C ada 460,” ungkap dia.

Ujian itu digelar 13 lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) se-Kabupaten Trenggalek pertengahan April lalu. Sebanyak 13 lembaga PKBM dan SKB di Trenggalek itu tersebar di 8 kecamatan.

Ia mencontohkan, mata pelajaran yang harus diikuti oleh peserta UPK kejar paket C saat itu meliputi pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sosiologi, ekonomi, geografi, matematika, dan sejarah.

“Peserta UPK untuk mengikuti ujian harus memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar semester awal hingga akhir, juga telah terdaftar di tingkat 6 kelas XII Dapodik per 30 Desember 2020,” ujar

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved