Breaking News:

Berita Tulungagung

Dari 38 Tenaga Kerja Migran Asal Tulungagung, 4  Ketinggalan Jemputan di Asrama Haji Surabaya

Menurut Kepala Disnakertrans Tulungagung, Agus Santoso, seharusnya ada 38 orang yang pulang dengan jemputan.

surya.co.id/david yohanes
Pekerja migran yang pulang ke Tulungagung, Minggu (2/5/2021). Dari 38 tenaga migran yang dijemput, empat di antaranya tertinggal di Asrama Haji Surabaya. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung kembali melanjutkan penjemputan pekerja migran dari Asrama Haji Surabaya.

Mereka para pekerja migran yang selesai menjalani karantina dua hari, dan dinyatakan negatif Covid-19.

Sebanyak 34 orang tiba di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung, Minggu (2/5/2021) sore.

Menurut Kepala Disnakertrans Tulungagung, Agus Santoso, seharusnya ada 38 orang yang pulang dengan jemputan.

Namun, empat orang lainnya tertinggal di Asrama Haji dan batal pulang ke Tulungagung.

“Saat kami mau berangkat, empat orang ini sudah kami cari-cari tapi tidak ketemu,” ungkap Agus.

Agus menduga, empat orang ini sedang ada keperluan lain sehingga ketinggalan bus jemputan.

Padahal pihaknya sudah menunggu lama, hingga rencana kepulangan sempat molor.

Saat di bus tengah perjalanan, empat orang ini menghubungi pihak keluarga dan mengabarkan ketinggalan.

“Mungkin saja mereka menduga busnya berangkat siang, padahal pukul 10 sudah dijemput,” sambung Agus.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved