Breaking News:

Berita Pasuruan

Cara Sarbumusi Jawa Timur Peringati Hari Buruh

Perwakilan buruh yang tergabung dalam Sarbumusi Jawa Timur secara serentak menggelar acara buruh bersholawat, Sabtu (1/5/2021).

Surabaya.Tribunnews.com/Galih Lintartika
Ketua DPW SARBUMUSI Jawa Timur Suryono Pane saat istighosah, sholawat dan membagikan bingkisan lebaran untuk teman - teman buruh yang menjadi korban PHK. 

SURYA.co.id | PASURUAN - DPW Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbamusi) Jawa Timur memiliki cara tersendiri untuk memperingati hari buruh tahun ini.

Perwakilan buruh yang tergabung dalam Sarbumusi Jawa Timur secara serentak menggelar acara buruh bersholawat, Sabtu (1/5/2021).

Di Pasuruan, acara buruh bersholawat digelar di Kedai Kopi Langit, Beji, Kabupaten Pasuruan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Tahun ini, SARBUMUSI tidak ada aksi turun jalan seperti biasanya. SARBUMUS cukup istighosah, bersholawat, dan berbagi bingkisan untuk korban PHK.

Upaya ini dirasakan pantas dilakukan karena masih banyak buruh yang menjadi korban PHK sepihak oleh perusahaan, tempat mereka bekerja.

SARBUMUSI menilai buruh di Jawa Timur masih belum merdeka. Masih banyak korban - korban ketidakadlian dan keberpihakan dari perusahaan dan pemerintah.

Acara digelar sederhana, tapi tetap khidmat. Diawali membaca istighosah dan shalawat bersama. Setelah itu, buka puasa bersama, dan pembagian bingkisan.

Ketua DPW SARBUMUSI Jawa Timur Suryono Pane menjelaskan, dari data yang didapat ada sekitar 2.000 buruh di Pasuruan yang masih bersengketa.

Dikatakan dia, ribuan buruh itu menjadi korban PHK dan hingga hari ini, mereka belum mendapatkan hak - haknya dari perusahaan.

"Pembagian ini adalah inisiatif teman - teman pengurus SARBUMUSI untuk sedikit memberikan bantuan untuk buruh yang menjadi korban PHK," katanya.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved