Breaking News:

Berita Bondowoso

Pekerja Migran Asal Kabupaten Bondowoso Pulang Kampung, Jalani Karantina Selama 3 Hari

Dua PMI warga Kecamatan Sumberwringin dan Curahdami itu dijemput setelah menjalani skrining dan karantina di Asrama Haji Surabaya

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sugiharto
Foto Ilustrasi. Sebanyak 156 pekerja migran Indonesia dari Malaysia menjalani rapid test di Terminal 2 Internasional Juanda, Selasa (7/4/2020). Rapid test ini dilakukan sebagai antisipasi untuk penyebaran virus covid-19 ke indonesia. 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bondowoso telah tiba dan kini tengah dikarantina di Gedung eks. Akper Bondowoso dekat RSU dr Koesnadi.

Dua PMI warga Kecamatan Sumberwringin dan Curahdami itu dijemput setelah menjalani skrining dan karantina di Asrama Haji Surabaya selama 2 hari.

Mereka terbang dari Malaysia dan sampai di Kota Surabaya, Kamis (29/4/2021).

Kasi Angkutan Orang dan Barang Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso, Bayu Aji Prabowo membenarkan hal itu.

"Sudah tiba di Bondowoso dan langsung ditempatkan di eks Gedung Akper dan ditangani pihak rumah sakit untuk skining atau tes swab," kata Kasi Angkutan Orang dan Barang Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso, Bayu Aji Prabowo kepada SURYA.co.id, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Sekretaris Muslimat NU Trenggalek Resmi Gantikan KH Kusni di DPRD Jatim

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan hasil skrining atau tes swab dua PMI itu negatif Covid-19.

Setelah 2 hari dikarantina di Asrama Haji, mereka dijemput tim gabungan.

"Hasil tes swab PCR ke dua PMI negatif Covid-19," ungkapnya.

Sesuai standar operasional prosedur (SOP), lanjut Imron, mereka tak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.

Mereka dikarantina di Gedung eks. Akper Bondowoso selama 3 hari.

Kemudian mereka menjalani tes swab kedua untuk memastikan mereka terbebas dari Covid-19.

"Apabila positif maka akan kami rawat dan isolasi di RSU. dr Koesnadi. Jika negatif, maka akan kami pulangkan atau keluarga diijinkan menjemput di tempat karantina. Sampai di rumah mereka harus isolasi mandiri kembali 5 sampai 14 hari," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved