Breaking News:

Bantu Insan Transportasi, Kompas TV dan Lazisnu Bagikan Lima Ribu Sembako dan Masker

Bantu Insan Transportasi, Kompas TV dan Lazisnu Bagikan Lima Ribu Sembako dan Masker

Kompas TV
Kompas TV bersama NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) menyalurkan bantuan berupa masker dan paket sembako untuk warga yang bekerja di sektor transportasi di Jawa Timur. 

Kompas TV bersama NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) menyalurkan bantuan berupa masker dan paket sembako untuk warga yang bekerja di sektor transportasi di Jawa Timur. Bantuan ini bersumber dari hasil pelelangan buku “Membangun Transportasi Merajut Negeri” yang diinisiasi Kementrian Perhubungan Republik Indonesia.

Kegiatan pertama di Jawa Timur dilakukan pada Jumat (30/4) sore di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Proses pendistribusian dilakukan oleh NU Care-Lazisnu Jawa Timur bersama Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak dan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya. Hadir dalam kesempatan tersebut Yuniarsono (Kepala Bidang P3 Kantor Kesyahbandaran), Miftahul Hadi (Kabid Keselamatan Layar Kantor Kesyahbandaran) dan Adies (Kasubag Hukum dan Humas Kantor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya).

“Secara nasional, bantuannya berupa dua juta masker dan sepuluh ribu paket sembako untuk insan transportasi di Indonesia. Khusus di Jawa Timur, Kompas TV dan kemenhub menggandeng NU Care-Lazisnu Jawa Timur membagikan lima ribu paket sembako dan enam ribu paket masker medis,” jelas Ahmad Afif Amrullah, Ketua NU Care-Lazisnu Jawa Timur.

Menurut Afif, momentum pembagian bantuan ini sangat tepat karena adanya kebijakan larangan mudik berdampak pada sepinya pengguna layanan transportasi umum di berbagai tempat dan berakibat pada keringnya pemasukan warga yang bekerja di sektor transportasi.

“In syaa Allah ini sangat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, termasuk paket masker medis yang masih dibutuhkan di tengah pandemi yang belum selesai,” Pungkas Afif.

Pasca di pelabuhan, lanjut Afif, proses distribusi akan dilakukan secara bertahap di berbagai titik layanan transportasi umum di Surabaya dan sekitarnya. Antara lain di terminal bus, terminal angkutan umum, bandara dan layanan transportasi lainnya.

“Sasarannya adalah pekerja harian yang berkaitan langsung dengan sektor perhubungan. Di antaranya supir angkutan umum, ojek, penjaga perlintasan kereta api, petugas kebersihan, tukang parkir, pedagang kaki lima, dan petugas penunjang, petugas keamanan, tenaga angkut, dan sejenisnya,” tambah Afif

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved