Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Terima Penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional, Khofifah: Terima Kasih Pakde Karwo dan Gus Ipul

Untuk ketiga kalinya, Gubernur Khofifah mendapatkan Penghargaan K3 sebagai Pembina K3 Terbaik Nasional 2021 Peringkat Pertama.

Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Untuk ketiga kalinya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendapatkan Penghargaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebagai Pembina K3 Terbaik Nasional 2021 Peringkat Pertama dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Penghargaan yang sama, diterima Gubernur Khofifah pada 2019 dan kedua pada 2020.

Menurut Gubernur Khofifah, ini tidak lepas dari sistem yang telah diwariskan kepemimpinan sebelum saya, yaitu Gubernur Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf. Sehingga kami tinggal melanjutkan dan menguatkan.

Penghargaan ini, lanjutnya, saya persembahkan untuk semua pihak yang telah berihtiar komprehensif mewujudkan keselamatan kerja sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Dengan diterimanya penghargaan tersebut, orang nomor satu di Jatim ini mengajak untuk bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas diterimanya penghargaan tersebut.

"Alhamdulillah, ini menandakan upaya kita sudah pada posisi yang benar sehingga sudah 3 tahun berturut-turut, sejak tahun 2019, Provinsi Jawa Timur mempertahankan penghargaan Pembina K3 Terbaik Nasional pada posisi peringkat pertama," ujar Gubernur Khofifah usai menerima penghargaan yang langsung diberikan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah yang diwakilkan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur di Ruang Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).

Menurut Khofifah, prestasi tersebut tentu dapat dijadikan sebagai barometer capaian penerapan K3 di semua tempat kerja, baik di tingkat formal maupun informal di Jawa Timur.

Penghargaan yang tercatat dengan Nomor Surat Keputusan (SK) Kepmenaker RI 42 Tahun 2021 tersebut diterima Gubernur Khofifah karena beberapa alasan.
Pertama, Gubernur Khofifah dinilai mampu menekan angka kecelakan kerja dengan skor nihil.

Selain itu, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dapat berjalan dengan baik.

Lalu Program Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV AIDS serta Pencegahan dan Pengendalian (P2) Covid-19 di Jatim mampu ditekan dengan baik.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved