Breaking News:

Berita Banyuwangi

Suasana Haru Hujan Tangis dan Pingsan Warnai Tabur Bunga KRI Nanggala 402, KSAL Yudo Margono Larut

Pingsan dan hujan tangis mewarnai tabur bunga untuk awak KRI Nanggala 402 yang dipimpin langsung oleh KSAL Laksamana Yudo Margono.

Penulis: Haorrahman
Editor: Iksan Fauzi
Tangkapan layar
Suasana haru hujan tangis dan pingsan mewarnai tabur bunga untuk mengenang awak KRI Nanggala 402. Bahkan, KSAL Yudo Margono dan istrinya ikut larut dan tak kuat menahan air mata. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pingsan dan hujan tangis mewarnai tabur bunga untuk awak KRI Nanggala 402 yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono. 

Sekitar 150 orang keluarga korban berkumpul di KRI dr. Soeharso untuk melakukan prosesi tabur bunga guna mengenang para awak KRI Nanggala 402.

Suasana haru dan syahdu pun tampak dari raut wajah para keluarga korban yang hadir. Tampak ada keluarga korban yang pingsan di saat prosesi tabur bunga dilakukan. 

Bukan hanya keluarga yang melarutkan diri dalam keheningan suasana bathin setelah ditinggal para prajurit TNI AL, Laksamana Yudo Margono dan istri pun tak kuat menahan tangis.  

Para keluarga korban berusaha saling menguatkan satu sama lain. Ada yang memanjatkan doa, ada yang terpaku, ada pula yang berusaha kuat.

Suasana haru hujan tangis dan pingsan mewarnai tabur bunga untuk mengenang awak KRI Nanggala 402. Bahkan, KSAL Yudo Margono dan istrinya ikut larut dan tak kuat menahan air mata. Tabur bunga pertama setelah prajurit KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur.
Suasana haru hujan tangis dan pingsan mewarnai tabur bunga untuk mengenang awak KRI Nanggala 402. Bahkan, KSAL Yudo Margono dan istrinya ikut larut dan tak kuat menahan air mata. Tabur bunga pertama setelah prajurit KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur. (tangkapan layar)

"Di sini kami mengajak seluruh keluarga agar tahu di mana lokasi kapal Nanggala tenggelam," kata Yudo.

Keluarga dari seluruh kru Nanggala, istri, anak, dan orangtua diundang.

Terdapat sekitar 150 orang keluarga korban yang berkumpul di KRI dr. Soeharso menjalani prosesi tabur bunga.

KSAL dan para keluarga KRI Nanggala-402 tiba di Banyuwangi dengan tiga pesawat terbang berangkat dari Bandara Juanda menuju ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi dan menuju ke Pelabuhan Tanjung Wangi untuk on board di KRI dr. Soeharso-990 ke lokasi tenggelamnya KRI Nanggala-402.

KRI Nanggala 402 beserta 53 personel yang on board mengalami musibah tenggelam pada melaksanakan Latihan Kesenjataan KRI, Rabu (21/4.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved