Breaking News:

Berita Banyuwangi

Serahkan Insentif untuk Ribuan Guru PAUD, Bupati Banyuwangi Apresiasi Perjuangan Yang Luar Biasa

Ipuk mengatakan, pemkab terus menyalurkan insentif untuk guru PAUD dan TK non-ASN setiap tahun sebagai apresiasi atas pengabdian tulus para guru

surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani secara simbolis menyerahkan insentif melalui perwakilan guru PAUD di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kamis (30/4/2020). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi kembali menyalurkan insentif bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Insentif ini diserahkan kepada 1.150 orang se- Banyuwangi dalam acara simbolis di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kamis (30/4/2020).

Ipuk mengatakan, pemkab terus menyalurkan insentif untuk guru PAUD dan TK non-ASN setiap tahun sebagai apresiasi atas pengabdian tulus para guru dalam mendidik generasi penerus.

“Terima kasih kepada para guru yang telah bekerja luar biasa mendidik anak-anak kita tanpa lelah, untuk memberikan bekal terbaik bagi mereka,” ujar Ipuk.

Bagi Ipuk, dedikasi guru PAUD dan TK selama ini luar biasa. Ipuk berharap, insentif itu dapat bermanfaat. Total dalam setahun insentif yang diberikan mencapai Rp 6,9 miliar. “Kami mohon maaf dan akan berupaya terus menambah sesuai kemampuan fiskal daerah ke depan,” ujar Ipuk.

“Insentif ini tentunya tidak sebanding dengan dedikasi yang telah diberikan para guru PAUD dan TK selama ini. Semoga dedikasi bapak-ibu guru diganjar nilai ibadah dan menjadi berkah, sehingga menghasilkan anak-anak sukses di masa depan,” ujar Ipuk.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Suratno mengatakan, total insentif untuk 1.150 guru PAUD dan TK dalam setahun itu mencapai Rp 6,9 miliar.

“Insentif yang diberikan adalah Rp 500.000 per bulan, saat ini diserahkan langsung untuk tiga bulan yakni Januari, Februari dan Maret. Sehingga setiap orang menerima total Rp 1,5 juta. dengan total yang sudah cair Rp 1,72 miliar,” terang Suratno.

"Ini merupakan penyaluran termin pertama pada 2021. Termin kedua, akan kami serahkan Juni mendatang," imbuhnya.

Suratno melanjutkan, untuk penyerahan insentif kali ini, Guru PAUD-TK yang menerima sebanyak 1.150 orang. Para penerima tersebut telah memenuhi persyaratan dalam UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen.

Yakni kriteria guru penerima insentif adalah non ASN dan harus S1. Lalu belum menerima sertifikasi pendidikan tunjangan profesi didik (TPP) dan aktif mengajar yang ditandai masuk dalam data pokok pendidikan (dapodik)

“Memang masih ada guru PAUD yang belum mendapatkan karena terbentur syarat. Namun, ke depan masih ada kesempatan untuk terdata. Kami terus mendorong para guru memenuhi syarat administratif yang diatur di regulasi," kata Suratno. ***

Penulis: Haorrahman
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved