Breaking News:

Berita Surabaya

Pedagang Uang Baru Dadakan Sudah Mulai Bermunculan di Kota Surabaya, Di Sini Lokasinya

Tradisi budaya 'nyangoni' sanak saudara di kala lebaran sudah lumrah bagi masyarakat Indonesia, itu menjadi sebab utama maraknya bisnis penukaran uang

SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Salah seorang pedagang uang baru dadakan di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Surabaya, Jumat (30/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kebutuhan uang baru saat menjelang Hari Raya Idul Fitri memang selalu meningkat.

Tradisi budaya 'nyangoni' sanak saudara di kala lebaran sudah lumrah bagi masyarakat Indonesia, itu menjadi sebab utama maraknya bisnis penukaran uang baru di perkotaan.

Saat semakin mendekati tiba waktu lebaran seperti saat ini, para pedagang uang baru dadakan mulai banyak bermunculan di pinggiran jalan raya. Tak terkecuali di Kota Surabaya.

Pantauaan SURYA.CO.ID pada Jumat (30/4/2021), ada sejumlah titik lokasi di Surabaya yang kerap dijadikan tempat para pedagang uang baru dadakan. Di antaranya di sekitar Makam Pahlawan yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono dan di Jalan Pahlawan, dekat Kantor Bank Indonesia (BI) Jatim.

Jumlah para pedagang uang baru dadakan juga terbilang cukup banyak. Ada sekitar 10 pedagang yang duduk manis pada masing-masing lapaknya.

Melintang sepanjang 50 meter, kios para pedagang uang baru dadakan ini didesain dengan cukup sederhana.

Hanya bermodal tikar beralas terpal dan meja kayu minimalis, mereka pun siap untuk mengais pundi-pundi rupiah sejak pukul 8 pagi, hingga pukul 5 sore setiap harinya di momen menjelang lebaran.

"Ayo monggo yang mau tukar uang baru, dijamin asli. Bisa cek dahulu, tidak perlu terburu-buru," suara Yuli (41), salah seorang pedagang menawarkan pecahan-pecahan uang baru kepada para pengendara yang melintas di Jalan Raya Mayjen Sungkono.

Yuli mengaku telah menjadi pedagang uang baru dadakan selama puluhan tahun.

"Berprofesi sebagai pedagang uang baru dadakan di jalan Mayjen Sungkono ini sudah saya lakukan setiap tahunnya saat mendekati lebaran sejak tahun 2007," ujar ibu satu anak itu.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved