Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Minat Guru Jawa Timur Belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi Tertinggi di Indonesia

Tahun ini Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi dengan peserta terbanyak secara nasional dalam Program Pembelajaran berbasis TIK 2021.

Humas Pemprov Jatim
Tabel jumlah peserta pembelajaran berbasis TIK terbanyak Tahun 2021. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pada Tahun 2021 ini, guru-guru di Jawa Timur kembali menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk meningkatkan kemampuannya dalam menerapkan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Terbukti, tahun ini Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi dengan peserta terbanyak secara nasional dalam Program Pembelajaran berbasis TIK 2021.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada para guru di Jatim karena terus bersemangat untuk meningkatkan kompetensinya selama masa pandemi Covid-19 ini.

“Alhamdulillah, guru-guru di Jatim kembali menunjukkan semangatnya untuk terus belajar walaupun dalam suasana pandemi Covid-19, terbukti tahun 2021 ini guru-guru di Jatim menjadi peserta terbanyak dalam pelatihan pembelajaran berbasis TIK yang diselenggarakan oleh Kemdikbud,” kata Gubernur Khofifah, Jumat (30/4/2021).

Ia meyakini, hal ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi kualitas Pendidikan di Jawa Timur. Bahkan akan memberikan sumbangsih nyata bagi peningkatan kualitas Pendidikan di Indonesia.

Gubernur Khofifah juga menegaskan, bahwa digitalisasi pendidikan adalah sebuah keniscayaan, mengingat ke depan dunia pendidikan di Indonesia tidak akan terpisahkan dari pemanfaatan teknologi dan informasi untuk dapat bersaing dengan negara-negara lain di dunia.

Selanjutnya ia menjelaskan, bahwa Pembelajaran berbasis TIK merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan, bahwa pada Program Pelatihan Pembelajaran berbasis TIK Tahun 2021 ini peserta dari Jawa Timur sebanyak 14.309 orang guru, tertinggi di Indonesia. Disusul kemudian dari Jawa Barat dengan 12.024 peserta dan DKI Jakarta dengan 9.510 peserta.

Hal ini menandakan bahwa guru-guru di Jatim memiliki minat yang sangat tinggi untuk meningkatkan kompetensinya dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.

“Karena betapa pun nanti masa pandemi Covid-19 ini telah berakhir, pembelajaran berbasis digital akan terus mewarnai proses belajar-mengajar di Indonesia,” tegasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved