Breaking News:

Berita Surabaya

Khofifah Gelar Misi Dagang dengan Kepulauan Riau Demi Produk Jatim Banyak Dieskpor ke Malaysia

Khofifah Indar Parawansa memimpin rombongan pelaku usaha Jatim hadir dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jatim dengan Provinsi Kepulauan Riau

Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin rombongan pelaku usaha Jatim untuk hadir dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jatim dengan Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (30/4/2021). 

SURYA.co.id | KOTA BATAM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin rombongan pelaku usaha Jatim untuk hadir dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jatim dengan Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (30/4/2021).

Bertempat di Nagoya Hills Hotel, Kota Batam, total ada sebanyak 42 pelaku usaha Jatim yang bertemu dengan 100 pelaku usaha asal Provinsi Kepri.

Begitu dibuka, transaksi yang dihasilkan dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jatim dan Kepri, cukup besar. Bahkan tembus Rp 201 miliar. Angka ini dipastikan masih akan bergerak, dan akan ditutup pada sekotar pukul 16.00 WIB nantinya.

Sebab berkaca dari transaksi Misi Dagang Jatim di Kepri sebelumnya. Angka transaksi yang dihasilkan di tahun 2016 yaitu Rp 39,5 miliar, dan di tahun 2018 sebesar Rp 360,4 miliar.

Lebih lanjut Gubernyr Khofifah mengatakan bahwa potensi kerjasama dan transaksi perdagangan di sini begitu besar. Pasalnya Kepulauan Riau ini menjadi perlintasan perdagangan yang strategis, yang didukung dengan 10 pelabuhan bongkar muat yang sangat potensial.

Sehingga diharapkan produk Jawa Timur yang dikirim ke Batam bisa diekspor ke negara lain, terutama Singapura dan Malaysia, dengan distribusi yang lancar.

"Kita berharap partnership perdagangan antara Jatim dan Kepri tidak hanya untuk konsumsi masyarakat Kepri saja. Tapi pelaku bisnis di Kepri pasti sudah membangun koneksi bisnis dengan Malaysia dan Singapura, minimal," tegas Khofifah.

"Oleh karena itu intermediasi dari Kepri untuk bisa menjadi bagian dari koneksi perdagangan antara Jatim terutama dengan Singapura dan Malaysia, harus dijadikan satu kesatuan proses membangun jejaring termasuk dalam kaitannya investasi," ucapnya melanjutkan.

Ia mengatakan bahwa potensi kerjasama dan transaksi perdagangan di sini begitu besar. Pasalnya Kepulauan Riau didukung dengan 10 pelabuhan bongkar muat yang sangat potensial. Sehingga diharapkan produk Jawa Timur yang dikirim ke Batam bisa diekspor ke negara lain dengan distribusi yang lancar.

Komoditas perdagangan dari Jatim yang banyak dipasarkan ke Kepri adalah beras, jagung, kopi, cengkeh, bawang merah, jahe gajah, dan juga sejumlah barang-barang mesin proyek.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved