Breaking News:

Berita Ponorogo

Jeritan Sopir Bus Ponorogo Terkait Larangan Mudik Lebaran 2021

Lebih dari 200 bus AKDP dan AKAP di Kabupaten Ponorogo terdampak dengan adanya larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah.

Surabaya.Tribunnews.com/sofyan arif candra
Lebih dari 200 bus AKDP dan AKAP di Kabupaten Ponorogo terdampak dengan adanya larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah. 

Penulis: Sofyan Arif Candra | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | PONOROGO - Lebih dari 200 bus AKDP dan AKAP di Kabupaten Ponorogo terdampak dengan adanya larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah.

Kepala Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Ponorogo, Muryono mengatakan anggotanya banyak yang mengeluh dengan adanya kebijakan tersebut.

"Kami sudah mendatangi para pengemudi dan PO bus agar jangan sampai timbul gejolak dengan adanya larangan mudik ini,” kata Muryono, Kamis (29/4/2021).

Menurut Muryono, dengan adanya larangan mudik ini, mengharuskan semua perjalanan bus dihentikan operasionalnya.

Sehingga sejumlah sopir bus pada tanggal 6-17 Mei terpaksa harus dirumahkan.

“Namun kita lihat beberapa angkutan tetap kita siagakan di terminal,” ujar Muryono.

Di tempat terpisah, menurut sopir bus AKDP, Edi Bambang aturan pemerintah terkait larangan mudik masih belum jelas, terutama larangan operasional angkutan umum.

Untuk itu, dirinya tetap mensiagakan bus di terminal sembari masih menunggu keputusan lebih lanjut

"Tapi belum ada larangan saja saat ini kondisi penumpang sudah sepi, karena ada banyak penyekatan," kata Edi.

Ia berharap pemerintah tak melarang angkutan umum beroperasi terutama untuk mengangkut penumpang mudik.

"THR nya sopir bus itu ya mengangkut penumpang yang mau mudik itu, kalau dilarang ya kita tidak makan,” pungkas Edi.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved