Minggu, 19 April 2026

Berita Kediri

Lapak Penukaran Uang Baru di Kota Kediri Masih Sepi Peminat

Lapak - lapak penukaran uang baru mulai bermunculan di sejumlah jalan protokol Kota Kediri jelang Hari Raya Idul Fitri 2021,

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Didik Mashudi
Lapak - lapak penukaran uang baru mulai bermunculan di sejumlah jalan protokol Kota Kediri jelang Hari Raya Idul Fitri 2021, 

Penulis : Didik Mashudi | Editor : Fatkhul Alami

SURYA.co.id | KEDIRI - Lapak - lapak penukaran uang baru mulai bermunculan di sejumlah jalan protokol Kota Kediri jelang Hari Raya Idul Fitri 2021,

Pantauan SURYA.co.id pada Kamis (29/4/2021), lapak-lapak penukaran uang ini banyak bermunculan di sepanjang Jl PK Bangsa, Jl Sudanco Supriyadi, Jl Veteran dan Jl HOS Cokroaminoto.

Lapak penukaran uang baru ini mudah dikenali karena memajang poster yang ditempelkan pada sepeda motor yang diparkir di tepi jalan.

Suheri (45) salah satu pengelola lapak penukaran uang baru mengaku sudah mulai buka lapak sejak seminggu Ramadan.

Namun sampai dengan pertengahan Ramadan masyarakat yang menukarkan uangnya masih belum banyak.

"Masih sepi, sehari yang menukarkan uang paling dua atau tiga orang. Biasanya seminggu menjelang Lebaran baru ramai," ungkapnya.

Di lapaknya Suheri melayani penukaran uang baru pecahan mulai Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000.
"Rata-rata yang banyak ditukarkan pecahan Rp 5.000 dan Rp 10.000," tambahnya.

Sementara Slamet juga menyampaikan animo masyarakat yang menukarkan uang baru masih sepi. Salah satu penyebabnya kemungkinan uang THR masih belum cair.

"Kalau THR sudah cair biasanya banyak warga yang menukarkan uang baru. Mungkin baru minggu depan THR cairnya," ujarnya.

Sementara Pemimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Sofwan Kurnia menghimbau masyarakat dengan pertimbangan keamanan untuk menukarkan uang baru di kantor bank.

Sementara maraknya lapak yang melayani penukaran uang baru berkaitan dengan demand suplai. Pihak BI tidak bisa melarang masyarakat membuka lapak penukaran uang baru.

"Silakan membuka lapak, namun jangan di sekitar Kantor BI, karena layanan kami cuma-cuma, sedangkan mereka mengenakan fee," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved