Breaking News:

Berita Gresik

Dua Pengedar Sabu di Gresik Divonis masing-masing 4 dan 5 Tahun Penjara serta Denda Rp 800 Juta

Kukuh Widyatmoko dan Dhieka Anggita Wardani Putra mengikuti sidang secara virtual di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (29/4/2021).

surya.co.id/sugiyono
Kukuh Widyatmoko dan Dhieka Anggita Wardani Putra mengikuti sidang secara virtual di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (29/4/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Dua pengedar sabu asal kecamatan Wringinanom Gresik, Kukuh Widyatmoko (35) dan Dhieka Anggita Wardani Putra (25) divonis masing-masing 5 dab 6 tahun penjara oleh  Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik , Kamis (29/4/2021). 

Selain vonis penjara, kedua  terdakwa dikenakan denda Rp 800 Juta subsider satu bulan kurungan. 

Mereka diterbukti melanggar Pasal 112 ayat (1), juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Demikian dikatakan Ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik, Agung Ciptoadi.

"Menjatuhkan hukuman penjara kepada terdakwa I, Kukuh  Widyatmoko selama 5 tahun dan 6 bulan. Serta menjatuhkan hukuman penjara terhadap terdakwa II,  Dhieka Anggita Wardani Putra, dengan hukuman penjara selama 4 tahun.  Terdakwa juga dikenakan denda Rp 800 Juta subsider selama 1 bulan penjara," kata Hakim Agung. 

Putusan tersebut lebih berat terdakwa Kukuh, karena sebagai orang yang residivis dalam dunia peredaran narkotika di Gresik.

"Terdakwa Kukuh Widyatmoko, hukumannya lebih berat karena sebagai residivis," imbuhnya. 

Putusan tersebut, lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik, yaitu Annas Huka Sofianuddin.

Tuntutan terhadap terdakwa Kukuh   Widyatmoko selama 6 tahun dan  Dhieka Anggita Wardani Putra, selama 5 tahun.

Selain itu, para terdakwa juga dikenakan denda Rp 800 Juta subsider 3 bulan penjara. 

Atas putusan tersebut, penasihat hukum terdakwa dari Biro Bantuan Hukum Juris Law Firm, menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa, juga menyatakan pikir-pikir.

"Kita pikir-pikir yang mulia," kata Faridatul Bahiyah.  

Kedua terdakwa ditangkap jajaran Polres Gresik saat akan mengedarkan sabu-sabu di wilayah Dusun Kemuning, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, Gresik pada September 2020. 

Dalam penangkapan itu polisi menemukan barang bukti berupa sabu seberat 0,48 gram siap edar.

Barang bukti tersebut dirampas untuk dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved