Breaking News:

Berita Ponorogo

Angka Kematian Covid-19 di Kabupaten Ponorogo Naik, Tim Pemakaman Sampai Kewalahan

Budi mengakui dengan tingginya angka kematian tersebut mengakibatkan tim pemakaman BPBD kewalahan.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien positif COVID-19, terlihat petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Angka kematian kasus Covid-19 atau Case Fatality Rate (CFR) di Kabupaten Ponorogo naik signifikan.

Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo sampai kewalahan menguburkan jenazah Covid-19.

"Kemarin hari Rabu (28/4/2021) itu yang terbanyak sampai 10 (jenazah). Sebelumnya tanggal 1 ada 8 (jenazah) dan tanggal 5 ada 9 jenazah," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Kamis (29/4/2021).

Budi menyebutkan, pada bulan April ini sudah ada 119 jenazah Covid-19 yang dimakamkan.

Padahal jumlah kumulatif kematian akibat Covid-19 selama Pandemi berjumlah 287 kasus.

Sehingga 40 persen lebih jumlah kumulatif kematian ada di bulan April.

"Bulan ini rekor dibandingkan bulan-bulan sebelumnya," lanjutnya.

Baca juga: Ibu Muda Pembunuh Bocah 4 Tahun di Ambunten Sumenep, Tak Hiraukan Rengekan Korban

Baca juga: Tampang Pembunuh Bocah 4 Tahun di Ambunten Kabupaten Sumenep, Masih Berkerabat dengan Korban

Baca juga: Lantik 15 Kades di Kabupaten Trenggalek, Seperti Ini Pesan Bupati Mas Ipin

Baca juga: Uji Coba Pengetatan Pintu Masuk Kota Surabaya, Pisahkan Kendaraan di Luar Pelat L dan W

Budi mengakui dengan tingginya angka kematian tersebut mengakibatkan tim pemakaman BPBD kewalahan.

"Kita punya tiga tim itu kualahan. Satu tim pemakaman sendiri terdiri dari 7 orang, sangat terbatas" kata Budi.

Belum lagi lokasi pemakaman yang jauh dari kecamatan kota, sehingga tak jarang untuk memakamkan satu jenazah butuh waktu lebih dari dua jam.

"Waktu pemakaman ini tergantung struktur tanahnya dan jarak tempuh. Penurunan jenazah sampai makam juga ada yang jauh dan dekat," terangnya.

Budi mengungkapkan keprihatinannya karena hampir setiap hari selama 24 jam selalu memakamkan jenazah Covid-19.

"Bahkan semakin hari semakin banyak," pungkasnya.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved