Breaking News:

Press Release

USAID Dorong Indonesia Terus Kembangkan Ketenagakerjaan Inklusif untuk Orang Muda Rentan

Pemerintah didorong terus mengembangkan ketenagakerjaan inklusif dengan meningkatkan akses terhadap berbagai hal untuk orang muda rentan

surya/didik mashudi
ilustrasi - Perempuan difabel di Kota Kediri mendapatkan pelatihan berkebun hidroponik, Senin (12/10/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktur Kantor Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kemitraan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), Thomas Crehan membuka acara temu media yang diselenggarakan oleh USAID Mitra Kunci. Karena pandemi covid-19, pertemuan itu digelar secara daring.

USAID Mitra Kunci adalah sebuah inisiatif untuk mengembangkan ketenagakerjaan inklusif yang meningkatkan akses terhadap pelatihan, informasi, pengalaman, dan layanan bagi orang muda kurang mampu dan rentan berusia 18-34 tahun, termasuk perempuan dan orang-orang dengan disabilitas.

USAID Mitra Kunci, saat ini dalam tahun kelima dan terakhirnya, bekerja dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), sektor swasta, institusi pendidikan tinggi, organisasi orang muda dan penyandang disabilitas, serta pemangku kepentingan lainnya di tingkat daerah untuk mengembangkan model-model program pengembangan ketenagakerjaan inklusif di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Acara berjudul “Selayang Pandang Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia” ini diadakan pada Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia, Rabu (28/4/2021).

“USAID, melalui inisiatif Mitra Kunci, telah bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, mitra pemerintah daerah, dan mitra bisnis seperti APINDO, untuk mempromosikan ketenagakerjaan yang inklusif di Indonesia. Kami percaya inklusi sosial akan mendorong kesetaraan dan inklusi di tempat kerja yang akan bermanfaat bagi individu, masyarakat, dan perekonomian Indonesia,” ujar Thomas Crehan, Direktur Kantor Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kemitraan USAID dalam sambutannya.

Dalam empat tahun terakhir, kerja-kerja USAID Mitra Kunci telah menunjukkan hasil nyata, meski dihadang oleh berbagai tantangan akibat pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020.

Hasil ini termasuk pelibatan sektor swasta bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (Gender Equality and Social Inclusion - GESI) dalam kebijakan perusahaan; program PROGRESIF (Pro Generasi Kerja Inklusif) yang mengembangkan ketenagakerjaan inklusif melalui peningkatan akses terhadap pelatihan persiapan kerja dan kesempatan bekerja bagi orang muda dengan disabilitas di Jawa Timur; dan mendukung Balai Latihan Kerja (BLK) agar lebih inklusif dan ramah disabilitas lewat aktivitas di bawah program Employment and Economic Empowerment of Persons with Disabilities (EEE PwD).

Saat ini, lebih dari 35.000 orang telah mengakses kegiatan-kegiatan Mitra Kunci, dengan 30.322 laki- laki dan perempuan mendapatkan peningkatan keterampilan dan 14.652 di antaranya mendapatkan pekerjaan baru atau lebih baik setelah selesai mengikuti program pengembangan tenaga kerja.

Tahun ini, USAID Mitra Kunci terus berkoordinasi dengan Kemnaker untuk berbagi sumber daya, pengalaman, dan pembelajaran dalam pengembangan tenaga kerja inklusif, termasuk mendukung penguatan Balai Latihan Kerja yang ramah disabilitas untuk menghasilkan lebih banyak pekerja dengan disabilitas yang terampil dan dapat memenuhi kebutuhan industri. Selaras dengan itu, Kemnaker pun memahami pentingnya penyediaan layanan ketenagakerjaan yang ramah disabilitas, salah satunya lewat Unit Layanan Disabilitas bidang Ketenagakerjaan.

“Unit Layanan Disabilitas bidang Ketenagakerjaan akan menjadi bentuk penguatan tugas dan fungsi di seluruh Dinas Tenaga Kerja yang membidangi ketenagakerjaan dan memiliki pelayanan penempatan tenaga kerja, yang salah satu kelompok targetnya adalah penyandang disabilitas. Ini dilakukan untuk mempertemukan supply dan demand, di mana supply adalah kelompok rentan termasuk disabilitas, dan demand adalah perusahaan, agar mereka siap menerima penyandang disabilitas,” ujar Nora Kartika Setyaningrum, Plt. Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemnaker Republik Indonesia, dalam pemaparannya.

Sementara itu, bersama Kemnaker dan APINDO, USAID Mitra Kunci terus mendorong sektor swasta untuk menerapkan ketenagakerjaan inklusif dengan menciptakan tempat kerja yang inklusif dan produktif, karena sebagai pemberi kerja, perusahaan swasta memiliki peranan esensial dalam menyediakan pekerjaan yang baru dan/atau lebih baik bagi masyarakat kurang mampu dan rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas. Melalui implementasi inisiatif ini sejak 2019, 575 perusahaan anggota APINDO telah berpartisipasi melalui berbagai kegiatan.

Dalam pemaparannya, Myra M. Hanartani, Ketua Komite Regulasi dan Hubungan Kelembagaan Bidang Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Dewan Pimpinan Nasional APINDO, menyatakan bahwa menciptakan tempat kerja yang inklusif sudah menjadi tuntutan sekaligus kebutuhan di dunia usaha, sejalan dengan meningkatnya kesadaran atas tegaknya peraturan dan aspek kemanusiaan di kalangan masyarakat industri.

“Bagi dunia usaha yang harus senantiasa mengutamakan aspek produktivitas, penciptaan tempat kerja yang inklusif memiliki tantangan baik dari aspek infrastruktur, pemenuhan kompetensi kerja, maupun budaya kerja inklusif di tempat kerja. Kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain dengan lembaga pemerintah, swasta, maupun USAID Mitra Kunci, diharapkan dapat mempermudah para pemberi kerja memenuhi kewajibannya dan teman-teman penyandang disabilitas untuk memperoleh haknya atas pekerjaan yang layak,”ujar Hanartani.

Acara ini akan menjadi yang pertama dari dua acara temu media yang diselenggarakan oleh USAID Mitra Kunci. Acara temu media yang kedua akan berfokus pada kegiatan-kegiatan program USAID Mitra Kunci bersama Kemdikbud tentang kewirausahaan sebagai cara mengembangkan ketenagakerjaan inklusif, dan akan dilaksanakan pada bulan Juni 2021.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved