Breaking News:

Berita Surabaya

UPDATE Kasus Pengeroyokan Pemuda Kampung yang Menewaskan Mahasiswa di Surabaya, Dua Orang Ditangkap

Pelaku mengeroyok korban menggunakan tangan kosong, kayu dan batu. Tas korban beserta isinya juga dirampas

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Polisi menujukkan tersangka dan barang bukti kasus pengeroyokan di Kalimas Baru, Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak memenuhi janjinya dengan meringkus dua di antara para pelaku pengeroyokkan Zainal Fattah.

Polisi juga tengah menetapkan dua orang dalam DPO (Daftar Pencarian Orang).

Dua pelaku yang berhasil diamankan terlebih dahulu yakni Achmad Gufron (23) dan Mohammad Imron (20). Keduanya bersaudara dan tinggal di Jl Kalimas Baru.

Polisi menjelaskan berdasar keterangan sejumlah saksi, kasus bermula saat Zainal Fattah dan Haris menghampiri gangster atau kelompok Al-Amin untuk meluruskan permasalahan bocah SMP.

Namun sesampainya di Jl Kalimas Baru III, korban bersama rekannya langsung dikeroyok.

“Kelompok pelaku mengeroyok korban menggunakan tangan kosong, kayu dan batu. Korban hingga tak sadarkan diri dan pingsan di TKP. Tas korban beserta isinya juga dirampas,” tutur Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, Rabu (28/4/2021).

Ganis menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini dan memastikan ada tersangka lain yang diburu.

"Jumlah tersangka sangat mungkin bertambah. Kami terus melakukan pendalaman berdasar keterangan saksi dan dua tersangka yang sudah diamankan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu M Gananta menuturkan, satu pelaku lain sudah diketahui identitasnya tengah dalam pencarian.

“Ada dua yang masih DPO. Satu masih proses pengejaran. Kalo tertangkap kami rilis lagi,” tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved