Breaking News:

Berita Tulungagung

Tetap Sepi Setelah Direvitalisasi, Pemkab Tulungagung Akan Bangun Bendung Gerak di Ngrowo Waterfront

Padahal setelah direvitalisasi, sarana kuliner di tepi Timur Sungai Ngrowo itu telah berdiri 19 bangunan los untuk berjualan.

surya/david yohanes
Sungai Ngrowo di sisi Selatan Jembatan Lembupeteng Tulungagung tampak sepi. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Pemandangan di dua sisi Jembatan Lembupeteng Tulungagung masih sangat timpang, meski kawasan Ngrowo Waterfront tersebut telah direvitalisasi dengan anggaran senilai Rp 352 juta pada 2017. Karena Ngrowo Waterfront di sisi Selatan jembatan malah sepi, berbeda di sisi Utara yang malah ramai pengunjung.

Padahal setelah direvitalisasi, sarana kuliner di tepi Timur Sungai Ngrowo itu telah berdiri 19 bangunan los untuk berjualan. Tetapi hanya beberapa yang dipakai berjualan oleh warga.

Los-los itu banyak yang ditelantarkan begitu saja. Ada pula yang dimanfaatkan untuk menumpuk aneka barang, bukan untuk berjualan.

Kondisi ini berbeda dengan sisi Utara jembatan yang dikenal dengan wisata kuliner pinggir kali (Pinka). Sisi Utara selalu ramai setiap hari, dan tumbuh menjadi tempat aneka kuliner.

Ekonomi warga pun terangkat karena perkembangan Pinka. “Lokasi (Selatan) tidak pernah ramai. Tidak laku jika dipakai berjualan,” ucap seorang warga dengan inisial SB, Rabu (28/4/2021).

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengakui kondisi Ngrowo Waterfront yang telantar itu. Harapan agar kawasan itu menjadi lokasi berjualan warga ternyata tidak sesuai harapan.

Karena itu akan ada inovasi baru di kawasan Ngrowo Waterfront, agar kawasan ini ramai pengunjung. Inovasi baru itu berupa bendung gerak yang mengikuti pasang dan surutnya permukaan air sungai.

Bendung gerak ini mulai direncanakan mulai dikerjakan tahun ini. "Pembangunannya akan jadi prioritas. Setidaknya nanti bisa menjadi daya tarik baru," terang Maryoto.

Keberadaan bendung gerak ini sekaligus mendorong semua pihak menjaga kualitas air di Ngrowo. Baik kualitas kelayakan air, volume sungai hingga tata letak di sekitarnya.

Keberadaan bendung gerak ini diharapkan mampu mengejar ketertinggalan kawasan selatan, dari kawasan utara Jembatan Lembupeteng. "Dengan demikian nanti lapak pedagang bisa difungsikan lagi," pungkas Maryoto. ***

Penulis: David Yohanes
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved