Breaking News:

Berita Jember

Selama 16 Hari, 19 Penumpang Terbukti Reaktif Covid-19 Masuk Terminal Tawangalun Jember

pihak Terminal Tawangalun secara rutin melakukan pengecekan acak terhadap penumpang bus di Terminal Tawangalun.

Selama 16 Hari, 19 Penumpang Terbukti Reaktif Covid-19 Masuk Terminal Tawangalun Jember - penumpang-reaktif-di-terminal-jember-1.jpg
surya/sri wahyunik
Kepala TTA Tawangalun Jember Pudjiono (kanan) menunjukkan alat Genose di Terminal Tawangalun Jember.
Selama 16 Hari, 19 Penumpang Terbukti Reaktif Covid-19 Masuk Terminal Tawangalun Jember - penumpang-reaktif-di-terminal-jember-2.jpg
surya/sri wahyunik
Suasana TTA Tawangalun Jember yang menjadi transit bus antarkota di Jember.

SURYA.CO.ID, JEMBER - Terminal Tipe A (TTA) Tawangalun secara rutin mendeteksi dini paparan Virus Corona terhadap penumpang bus di Terminal Tawangalun Jember. Pendeteksian dini itu memakai alat Genose C19 yang disediakan oleh pihak Terminal Tawangalun.

Kepala TTA Tawangalun, Pudjiono menuturkan, pihaknya mendapatkan bantuan alat Genose dari Kementerian Perhubungan. "Kami mendapatkan alat ini pada 12 April lalu, bantuan dari Kementerian Perhubungan," ujar Pudjiono kepada SURYA, Rabu (28/4/2021).

Selain bantuan seperangkat alat itu, petugas di TTA Tawangalun juga dilatih untuk mengoperasikannya. Dan setelah mendapatkan alat itu, pihak Terminal Tawangalun secara rutin melakukan pengecekan acak terhadap penumpang bus di Terminal Tawangalun.

Setiap hari, rata-rata 10 orang penumpang yang diperiksa. Sampai 27 April 2021, ada 167 orang penumpang bus yang diperiksa memakai alat tersebut.

"Hasilnya, ada 19 orang yang reaktif, artinya terindikasi dari ukuran probabilitas yang ditentukan," imbuh Pudji.

Mereka yang reaktif, lanjut Pudji, diminta untuk tidak meneruskan perjalanan naik bus. "Mereka kami minta pulang, juga kami anjurkan menjalani isolasi mandiri di rumah. Dan untuk hasil lebih akurat, kami minta mereka melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti melakukan tes PCR," tegas Pudji.

Pudji menuturkan, alat tersebut membantu pihak TTA Tawangalun untuk mendeteksi dini penyebaran Corona, dan turut mencegah penyebarannya.

Terminal Tawangalun merupakan terminal terbesar di Kabupaten Jember, di mana ada ratusan armada bus AKDP dan AKAP melewati terminal tersebut. ****

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved