Breaking News:

Berita Surabaya

Kematian Mahasiswa Stikosa AWS Korban Pengeroyokan Banyak Simpati, Polisi Ungkap Kronologinya

Pengeroyokan dan penganiayaan hingga menyebabkan kematian Mahasiswa Stikosa AWAS Surabaya, Zainal Fattah (25), memunculkan empati banyak pihak.

Foto: ika-stikosa aws
Ketua IKA Stikosa AWS, M Zurqoni saat menyerahkan surat dukungan penuntasan kasus kematian Zainal Fattah kepada poilisi di Mapolres Tanjung Perak Surabaya, Rabu (28/4/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengeroyokan dan penganiayaan hingga menyebabkan kematian Mahasiswa Stikosa AWAS Surabaya, Zainal Fattah (25), memunculkan empati banyak pihak.

Salah satunya dari Ikatan Alumni (IKA) Stikosa AWS yang menyampaikan dukungan secara langsung kepada pihak kepolisian, yakni Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

Ketua IKA Stikosa AWS, M. Zurqoni didampingi Jajaran pengurus IKA Stikosa AWS mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (28/4/2021). 

Dukungan secara lisan dan tertulis disampaikan Zurqoni dengan menyampaikan tiga poin utama. 

Pertama, IKA Stikosa AWS mendukung dan mendesak Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya segera menuntaskan proses penyidikan kasus kematian Sdr Zainal Fattah. 

Kemudian, polisi diminta menangkap seluruh pelaku penganiayaan yang menewaskan Sdr Zainal Fattah. 

Ketiga, polisi diminta mengungkap proses hukum secara progresif, transparan dan berkeadilan sesuai komitmen PRESISI Kapolri. 

Zurqoni dan pengurus diterima perwakilan dari Subbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

"Kami mengapresiasi kerja dari polisi dalam mengungkap kasus kematian Zainal Fattah.

Sejauh ini sudah ada progres yang bagus dengan menangkap dua tersangka dan ada tersangka lain yang masih dalam proses pengejaran," kata Zurqoni.

Halaman
123
Penulis: Zainal Arif
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved