Breaking News:

Berita Trenggalek

Bekas Kantor Kawedanan Panggul Diusulkan Jadi Situs Cagar Budaya Pertama di Trenggalek

Bekas Kantor Kawedanan Panggul diharapkan bisa menjadi situs cagar budaya pertama di Kabupaten Trenggalek.

SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Bangunan Bekas Kawedanan Panggul di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, yang diusulkan menjadi situs cagar budaya pertama di Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Bekas Kantor Kawedanan Panggul akan diusulkan menjadi situs cagar budaya.

Bangunan yang berada dalam komplek Kantor Kecamatan Panggul itu diharapkan bisa menjadi situs cagar budaya pertama di Kabupaten Trenggalek.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto mengatakan, proses pengusulan situs cagar budaya itu sudah berjalan.

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Pemprov Jatim juga telah menilik dan mengobservasi bangunan peninggalan zaman Belanda tersebut.

Observasi dilakukan untuk mengetahui layak tidaknya bangunan itu dijadikan situs cagar budaya.

“Dan kemarin sudah dirapatkan dan disidangkan. Ditentukan bahwa bangunan beksa Kawedanan Panggul itu layak atau patut sebagai cagar budaya,” kata Sunyoto, Rabu (28/4/2021).

Saat ini, Disparbud Trenggalek masih menunggu surat rekomendasi resmi dari TACB Pemprov Jatim soal kelayakan itu.

Nantinya, rekomendasi itu akan dijadikan dasar pemkab untuk mengeluarkan surat penetapan situs cagar budaya yang akan ditandatangani oleh sang kapala daerah.

“Kalau rekomendasi sudah turun, akan ditetapkan oleh Pak Bupati. Karena kami baru pertama kali ini mengusulkan, sehingga belum bisa memperakirakan kapan target penetapan itu,” sambung Sunyoto.

Jika nanti telah ditetapkan menjadi situs cagar budaya, kata dia, pemkab punya kewajiban untuk memelihara, merawat, atau merehabilitasi bangunan yang ada.

Harapannya, keberadaan situs cagar budaya akan memperkuat potensi pariwisata di Kecamatan Panggul. Apalagi saat ini pemkab tengah mendorong agar Panggul dapat menjadi “The Little Jogja”.

Dengan langkah ini, pihaknya berharap pendataan cagar budaya di Trenggalek ke depan bakal semakin masif.

“Di Kabupaten Trenggalek ini semestinya banyak sekali situs cagar budaya. Tapi sampai hari ini yang sudah resmi dan sudah ditetapkan pemkab belum ada. Makanya, kami mulai dengan langkah ini,” pungkasnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved