Breaking News:

Berita Madiun

Cegah Pemudik Datang, Polisi Dirikan Posko Penyekatan di Perbatasan Madiun - Nganjuk

Bagi pemudik yang ingin memasuki wilayah Kabupaten Madiun sudah dipastikan tidak akan lolos, lebih baik masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Rahadian Bagus
Pos Penyekatan di perbatasan antara Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Nganjuk di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Selasa (27/4/2021). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan larangan mudik pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Polres Madiun mendirikan Pos Penyekatan di perbatasan antara Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Nganjuk, di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.

Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Ari Bayuaji memastikan, penanganan arus mudik Lebaran 2021 akan dijaga lebih ketat.

Petugas pos penyekatan akan memonitor setiap pergerakan kendaraan yang melintas di perbatasan.

"Semua warga masyarakat yang memasuki wilayah Kabupaten Madiun akan kami pantau. Khusus untuk keperluan yang urgent atau penting seperti ada keluarga meninggal, keluarga sakit yang dilengkapi dengan surat keterangan akan kami perbolehkan melintas,” kata Ari, Selasa (27/4/2021).

Pos penyekatan yang ada di Desa Nampu tersebut akan diisi oleh personel gabungan antara Polres Madiun dengan Polres Nganjuk, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Satpol PP.

“Bagi pemudik yang ingin memasuki wilayah Kabupaten Madiun sudah dipastikan tidak akan lolos, lebih baik masyarakat agar mematuhi anjuran dari pemerintah untuk tidak mudik lebaran, jika nekat dan kedapatan oleh petugas maka wajib putar balik kembali ketempat asal,” jelasnya.

Ari mengatakan, petugas kepolisian akan berjaga selama 1x24 jam di posko penyekatan untuk mencegah masyarakat yang akan mudik Lebaran 2021.

“Kami akan jaga 1x24 jam yang akan di bagi menjadi tiga shift dengan jam kerja 8 jam setiap shiftnya. Pemberlakuan tiga shift ini dilakukan agar petugas tak lengah menjaga pergerakan pemudik. Dengan begitu, masyarakat tak akan berhasil melakukan berbagai cara untuk lolos dari penyekatan,” imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved