Breaking News:

Berita Nganjuk

Bappeda Nganjuk Gelar Orientasi Perubahan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah Terintegrasi

Untuk mengisi tujuan sasaran dan target pembangunan dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah tahun 2018-2023.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad amru muis
Kegiatan Orientasi yang digelar Bappeda Kabupaten Nganjuk terkait perubahan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah yang disesuaika dengan kebijakan terbaru Pemerintah dan kondisi terkini. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nganjuk gelar orientasi perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan perubahan rencana strategis (renstra) perangkat daerah terintegrasi.

Hal itu sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri Nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

Kabid Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bappeda Kabupaten Nganjuk, Eko Cahyono mengatakan, maksud dari digelarnya orientasi tesebut untuk mengisi tujuan sasaran dan target pembangunan dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah tahun 2018-2023.

"Jadi, tujuan kegiatan orientasi tersebut untuk memberikan pemahaman kepada semua perangkat daerah agar mempunyai persepsi yang sama terhadap target yang ada dalam RPJMD dengan dukungan yang ada di renstra perangkat daerah," kata Eko Cahyono, Selasa (27/4/2021).

Selain itu, dikatakan Eko Cahyono, kegiatan orientasi itu juga untuk memberikan materi kepada perangkat daerah untuk menyelaraskan dan membedakan antara tujuan perangkat daerah dengan RPJMD hingga akhir tahun 2023.

Di mana hal itu diperlukan sinergi dan langkah bersama seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait guna mendukung perubahan dokumen RPJMD dan perubahan renstra perangkat daerah tahun 2018-2023 tersebut.

"Dan melalui renstra tersebut, diharapkan bisa mendukung capaian visi misi program pemerintah daerah bupati dan wakil bupati Nganjuk," ucap Eko Cahyono.

Sementara Staf Ahli dari Universitas Trunojoyo Madura, Tripitono Adi Prabowo menyampaikan, pelaksanaan orientasi merupakan salah satu tahapan dari rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan dalam proses perubahan RPJMD tahun 2018-2023 Kabupaten Nganjuk.

Dan itu, menurut Tripitono, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86/2017 yang menjadi dasar pemerintah daerah untuk melakukan revisi terhadap dokumen perencanaan daerah, khususnya dokumen RPJMD dan renstra perangkat daerah.

Tujuannya agar dapat menyesuaikan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan kondisi terkini yang dapat mempengaruhi pencapaian target kinerja.

"Maka dari itu, RPJMD itu perlu dilakukan penyesuaian terhadap perubahan yang diakibatkan kondisi riil terkini. Terutama dengan adanya pandemi COVID-19 yang mengakibatkan adanya realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 beserta dampak ekonomi yang ditimbulkan," tutur Tripitono.

BACA BERITA NGANJUK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved