Breaking News:

Penusukan di Surabaya

4 FAKTA Peristiwa Berdarah di Surabaya, Penyebab dan Kronologi Trainer Gym Tikam Warga Gembong Sawah

Berikut rangkuman fakta peristiwa berdarah di Surabaya baru-baru ini, seorang trainer Gym menikam warga Gembong Sawah Surabaya, Senin (26/4/2021) pagi

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
net
Ilustrasi penusukan. Simak Penyebab dan Kronologi Trainer Gym Tikam Warga Gembong Sawah di artikel ini 

Sepengetahuan Hendra, aksi bullying itu dilakukan selama setengah tahun lebih.

Salah satu yang paling baru adalah ancaman terhadap keluarga Eren oleh korban.

"Tadi cekcok, korban sempat ancam keluarga Eren akan dibunuh. Mungkin karena itu," tambahnya.

Selain kalimat tersebut, Eren pernah dihina jika dirinya bukanlah lelaki jantan.

"Pernah pas mengejek itu, Eren dikatain kalau dia laki-laki sejati mau gak diajak ke tempat Spa nanti korban yang bayarin. Kalau tidak mau berarti tidak jantan," lanjutnya.

Meski beberapa kali di-bully, Hendra melihat Eren masih bisa memaafkan korban.

"Setelah diejek gitu terus ya sudah selesai. Makan bareng lagi. Ngobrol lagi. Seperti tidak ada masalah," tandasnya.

4. Masih diperiksa

Saat ini, Eren masih menjalani pemeriksaan kasus penusukan yang berujung pada hilangnya nyawa Fardy.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyantana memastikan jika saat kejadian, pelaku dalam kondisi sadar.

"Kejadian itu disadari oleh tersangka. Bahkan setelah sempat cekcok di lantai dua tempat fitness itu, tersangka langsung keluar membeli pisau dapur. Pas korban mau pulang itu baru ditikam," terangnya.(Firman Rachmanudin/Putra Dewangga/Surya.co.id)

Ikuti Berita Seputar Penusukan di Surabaya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved