Breaking News:

Berita Lamongan

Preman Libatkan Anak-anak Diringkus di Lamongan, Anggota Polisi Juga Jadi Korbannya

Lebih parahnya, belasan pemuda di Lamongan ini melakukan aksi premanisme pada saat menjelang berbuka puasa dan waktu sahur.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Para preman yang diamankan Sat Reskrim Polres Lamongan saat dikeler Kapolres AKBP Miko Indrayana, Senin (26/4/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Aksi premanisme belasan pemuda di Lamongan sudah berhasil terkendali.

Para preman ini, bahkan sampai berani melawan petugas dan seorang anggota Polri jadi korban kekerasan para preman tersebut.

Lebih parahnya, mereka ini melakukan aksi premanisme pada saat menjelang berbuka puasa dan waktu sahur. Dan sebanyak 6 orang menjadi korban kebrutalan para preman desa ini.

"Kami bergerak cepat, tidak akan memberi ruang sedikitpun bagi para preman," tandas Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim, AKP Yoan Septi Hendri, Senin (26/4/2021).

Menurut Miko, para pelaku ini banyak yang diawali karena pengaruh menenggak miras, seperti yang terjadi di Labuhan Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

"Di tempat ini (TKP Sedayulawas, red) sampai ada seorang anggota polisi yang jadi korban saat hendak melerai aksi kekerasan saat itu," ungkap Miko.

Aksi kekerasan oleh para preman ini tidak hanya di Sedayulawas Brondong, namun juga meluas di Paciran dan wilayah barat bagian selatan Lamongan, tepatnya di Kecamatan Bluluk.

Di antara para pelaku, saat ditangkap ada yang mencoba berusaha untuk kabur. Namun polisi berhasil mengamankan 12 preman di 3 lokasi kejadian.

"Kami tidak akan memberikan ruang dan waktu bagi aksi premanisme. Termasuk dari kalangan manapun dan siapapun," katanya.

Ulah para preman ini, menurut Miko, tidak bisa ditolelir apapun alasannya. Termasuk alasan karena sakit hati atau ketersinggungan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved