Breaking News:

Penusukan di Surabaya

Kronologi Trainer Gym di Surabaya Bunuh Korban karena Sering Dibully, Pisau Sampai Bengkok

Berikut ini kronologi trainer gym di Surabaya nunuh korban karena sering dibully, pisau penghabisan sampai bengkok.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Tri Mulyono
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Kronologi Trainer Gym di Surabaya Bunuh Korban karena Sering Dibully. 

Polsek Sukolilo yang mendapat informasi penusukan itu, langsung mendatangi lokasi kejadian.

Pelaku bernama Eren (39) itu langsung diamankan polisi di lokasi.

"Saat ini masih pemeriksaan. Sementara kami dibantu tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk lakukan olah TKP," tandasnya

Sebelumnya, seorang pria berkaus merah dengan celana pendek sport putih dan sneakers merah tampak tengkurap memegangi wajahnya.

Sementara di seluruh tubuhnya nampak bersimbah darah usai ditusuk oleh seseorang.

Kejadian itu terjadi tepat di depan pusat kebugaran Arayaa Club House jalan Arief Rachman Hakim Surabaya, Senin (26/4/2021) sekitar pukul 08.45 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin membenarkan peristiwa penusukan tersebut.

Akibat tusukan yang membabi buta itu, pisau yang dihujamkan pelaku ke korban sampai bengkok.

Iptu Zainul Abidin menyebutkan, sebelum kejadian korban dan pelaku sempat cek cok di lantai dua lokasi pusat kebugaran tersebut.

Pelaku kemudian keluar membeli pisau dapur di supermarket yang tak jauh dari lokasi.

"Pisau itu yang digunakan menusuk korban sebanyak tujuh kali. Tangan pelaku juga mengalami luka karena saking kerasnya penusukan tersebut," ujar Abidin, Senin (26/4/2021).

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku dendam kepada korban karena kerap dibully.

"Pengakuannya dendam karena dibully. Masih kami dalami lebih lanjut apakah ada motif lainnya," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved