Breaking News:

Penusukan di Surabaya

Kronologi Trainer Gym di Surabaya Bunuh Korban karena Sering Dibully, Pisau Sampai Bengkok

Berikut ini kronologi trainer gym di Surabaya nunuh korban karena sering dibully, pisau penghabisan sampai bengkok.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Tri Mulyono
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Kronologi Trainer Gym di Surabaya Bunuh Korban karena Sering Dibully. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Korban penusukan oleh trainer gym di Arayaa Club House, Jalan Arief Rachman Hakim Kota Surabaya, Fardy Candra (46) dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RS Haji Surabaya.

Fardy tewas setelah tujuh tusukan pisau dapur menghujam tubuhnya.

Pisau itu ditusukkan oleh Eren (39) saat korban berada di pintu mobil miliknya.

Menurut keterangan Purnomo, sekuriti club house itu, penusukan terjadi di area parkiran pusat kebugaran itu.

Baca juga: Korban Penusukan di Surabaya Meninggal, Pelaku Ternyata Trainer Gym, Sudah Diringkus Polsek Sukolilo

Saat itu, korban hendak masuk ke mobilnya namun disusul oleh pelaku yang langsung memiting korban dari belakang dan menghujamkan pisau dapur ke tubuh korban.

"Dari arah belakang didatangi. Terus langsung dipiting sama pelaku.

Kemudian ditusuk pakai pisau. Beberapa kali. Korban sempat teriak tolong-tolong sama berteriak kesakitan," kata Purnomo.

Korban warga Gembong Sawah Surabaya itu kehabisan darah dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Haji Surabaya.

"Benar korban meninggal dunia di rumah sakit," beber Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Senin (26/4/2021).

Sementara itu, pelaku yang juga trainer gym di pusat kebugaran tersebut tak sempat kabur dari lokasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved