Breaking News:

HIPMI Surabaya Dorong Anggota Hadir dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Surabaya menggelar buka bersama secara terbatas dan mengikuti protokol kesehatan, Minggu (25/4/2021).

surya.co.id/sri handi lestari
Ketua HIPMI Kota Surabaya, M Lutfi saat menggelar kegiatan buka bersama sekaligus berbagi dengan anak panti asuhan.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Surabaya menggelar buka bersama secara terbatas dan mengikuti protokol kesehatan, Minggu (25/4/2021).

Dalam pertemuan terbatas di Ballroom Shangri-La Surabaya tersebut diikuti kurang dari 100 anggota juga diisi dengan bakti sosial menyerahkan donasi bagi anak-anak penghuni panti asuhan.

Muhammad Lutfi, Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Surabaya, mengatakan, dalam pertemuan secara terbatas ini selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai ajang perkenalan secara langsung.

"Mengingat sudah satu tahun lebih kami tidak ada pertemuan langsung. Biasanya hanya lewat WhatsApp Group atau zoom meeting," kata Lutfi.

Dengan kegiatan pertemuan langsung ini selain lebih mengenal antar anggota, terutama untuk anggota baru, juga untuk membuka peluang kerjasama.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jatim yang baru terpilih, Rois Sunandar Maming.

Dalam kesempatan tersebut, Rois meminta kepada anggota HIPMI kota Surabaya untuk ikut aktif dalam kegiatan pemilihan ekonomi pasca pandemi.

"Bila sebelum ini atau saat Musda lalu, kami juga gelar HIPMI Fest, maka HIPMI Kota Surabaya silakan bergerak. Gelar kegiatan dengan menyesuaikan kondisi yang ada untuk bisa ambil bagian dari pemulihan ekonomi saat pandemi seperti ini," ungkap Rois.

Apalagi menjadi pengusaha adalah pejuang. Maka dalam kondisi apapun, pengusaha harus tetap berjuang.

Meski diakui, banyak juga pengusaha muda yang terdampak pandemi, sehingga usahanya mengalami perlambatan atau bahkan berhenti.

"Tapi pejuang tidak boleh lemah. Harus bisa bangkit. Saat ini rekan-rekan yang usahanya bergerak di sektor kesehatan atau yang terkait kesehatan, ada peluang besar," ungkap Lutfi.

Namun, mereka juga tidak meninggalkan rekan-rekannya dari sektor usaha yang terpuruk karena pandemi.

Pendampingan dan kolaborasi antar anggota diperlukan untuk bisa tetap survive ditengah pandemi yang belum tahu kapan akan selesai.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved