Breaking News:

Berita Banyuwangi

Bupati Ipuk Pimpin Apel Pengamanan Larangan Mudik di Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi mendukung penuh terhadap pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat memimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, di Mapolresta Banyuwangi, Senin (26/4/2021). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi mendukung penuh terhadap pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Keputusan pemerintah pusat untuk melakukan pelarangan mudik lebaran tahun ini, tentu sudah dikaji dengan pertimbangan matang untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat memimpin apel gelar pasukan kesiapan pengamanan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, di Mapolresta Banyuwangi, Senin (26/4/2021).

Apel gelar pasukan diikuti oleh personel TNI Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan unsur masyarakat mulai Kokam dan Senkom. Turut hadir Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifudin, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol (P) Eros Wasis.

Pemkab dan forkopimda Kabupaten Banyuwangi menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah untuk melarang mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.

“Kebijakan ini dapat kita pahami sebagai upaya pemerintah mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus penyebaran Covid-19. Karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, setiap ada libur panjang diiringi dengan bertambahnya angka penyebaran Covid-19, termasuk libur lebaran tahun 2020, Natal tahun 2020 dan tahun baru 2020,” kata Bupati Ipuk.

Dia menambahkan, bahwa kasus penyebaran Covid-19 di sejumlah negara juga menunjukkan adanya peningkatan. Mengacu pada hal tersebut, maka Ipuk berharap agar warga mengikuti imbauan dari pusat untuk tidak mudik lebih dulu.

“Mari kita sama-sama berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Banyuwangi. Ini soal gas dan rem, kita harus tahu timing kapan mulai nge-gas, kapan kita menginjak rem,” kata Ipuk.

Dia berharap kebijakan tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan membatasi secara ketat operasi seluruh moda transportasi pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami akan terus berkoordinasi terkait teknisnya agar kebijakan ini bisa dijalankan dengan baik dan efektif di Banyuwangi,” ujarnya.

Selain larangan mudik, Ipuk menilai ada dua isu utama lain yang harus di antisipasi menjelang Lebaran ini, yakni stabilitas harga dan kondisi kamtibmas. Dalam mewujudkan stabilitas pangan, Pemkab serta Polresta dan stakeholder terus memantau agar harga pangan tetap stabil.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved