Ramadan 2021
Jadwal Imsakiyah Surabaya dan Sekitarnya 25 April 2021 Hari ke-13, Beserta Niat dan Doa Qunut
Simak Jadwal Imsakiyah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik hari ini, Minggu (25/4/2021) atau 13 Ramadan 1442 H. Beserta niat puasa dan doa qunut.
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Arum | Editor: Adrianus
SURYA.CO.ID - Simak Jadwal Imsakiyah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik hari ini, Minggu (25/4/2021) atau 13 Ramadan 1442 H.
Dalam artikel ini juga terdapat doa qunut yang disunah dibaca saat shalat Subuh.
Sekedar info, hari ini Umat Muslim akan menjalankan puasa Ramadan hari ke-13.
Melansir dari kemenag.go.id, jadwal Imsakiyah hari ke-13 Ramadan di Kota Surabaya adalah pukul 04.04 WIB.
Sedangkan jadwal Imsakiyah Kabupaten Sidoarjo sama dengan Kota Surabaya yakni pukul 04.04 WIB.
Berikut ulasan selengkapnya.
Kota Surabaya
Imsak: 04.04
Subuh: 04.14
Zuhur: 11.31
Asar: 14.51
Magrib: 17.27
Isya: 18.37
Jadwal Imsak Sidoarjo Hari Ini,
Kabupaten Sidoarjo
Imsak: 04.04
Subuh: 04.14
Zuhur: 11.31
Asar: 14.51
Magrib: 17.27
Isya: 18.37
Jadwal Imsak Gresik Hari Ini
Kabupaten Gresik
Imsak: 04.04
Subuh: 04.14
Zuhur: 11.31
Asar: 14.51
Magrib: 17.27
Isya: 18.37
Untuk menunaikan ibadah puasa, jangan lupa untuk membaca niat puasa Ramadhan.
Niat puasa Ramadhan ini akan lebih utama jika dibaca usai Shalat Tarawih.
Doa Niat Puasa
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Bacaan doa qunut Sholat Subuh
Tata cara membaca doa qunut dengan mengangkat tangan, namun tidak dianjurkan mengusapnya ke wajah.
Hukum membaca Doa Qunut adalah sunnah, Ulama yang berpendapat demikian adalah Madzhab Imam Syafi’i.
Tata Cara Doa Qunut
Doa Qunut adalah doa yang dibaca setelah selesai ruku (rakaat terakhir), kemudian I'tidal, yaitu bangkit dari ruku'.
Membaca doa qunut dengan cara mengangkat kedua tangan sejajar telinga, seraya membaca doa qunut.
Adapun untuk bacaan doa qunut subuh sendiri adalah sebagai berikut:
اَللهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَاأَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ، فَاِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ
(Allaahumahdinii fiiman hadait, Wa aafinii fiiman aafait, Watawallani fiimangtawallait, Wabaariklii fiimaa a toit, Waqini birahmatika syaramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha alaik, Wainnahu layadzillu mawwalait, Walaya izuman aadait, Tabarak tarabannaa wata aalait, Falakal hamdu alamaa qadhait, Astag firuka wa atuubu ilaik, Washallalloohu ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala aalihi washahbihi wabaarik wasallam)
Artinya:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau Pastikan. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala Puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas Nabi Muhammad beserta keluarganya”.
Namun saay sholat subuh jamaah, Ustadz Abdul Somad menjelaskan dalam ceramahnya yang diunggah Tsaqofah TV (25/11/2020), jika imam membaca doa qunut maka makmum wajib mengamininya.
"Dijelaskan Imam Ibnu Taimiyah, kalau imam berqunut maka makmum ikut berqunut," ceramah Ustadz Abdul Somad.
"Kalau imam menggunakan qunut, maka angkat tangan ucap 'aamiin'," tambahnya.
Setelah selesai membaca doa qunut, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan takbir (ALLAAHU AKBAR) tanpa mengangkat kedua tangan lalu melakukan sujud.
Setelah membaca doa qunut tidak perlu mengusap wajah.
Hal ini dijelaskan oleh Imam an-Nawawi, dalam al-Adzkar, dikutip dari panduan 99 Tanya Jawab Sholat oleh Ustadz Abdul Somad:
اختلف أصحابنا في رفع اليد ن في دعاء ال نوت ومسح الوجو ما على ثلاثة أوجو : أصحّ ا أ و ستحبّ رفع ما ولا يَسح الوجو . والثاني : فع ويَسحو . والثالث : لا يَسحُ ولا فع . واتف وا على أ و لا يَسح اير الوجو من الصدر وتؿوه بل قالوا : ذلك مك وه
Ulama Mazhab Syafi’i berbeda pendapat tentang mengangkat tangan dan mengusap wajah dalam doa Qunut, terbagi kepada tiga pendapat:
Pertama, yang paling shahih, dianjurkan mengangkat tangan tanpa mengusap wajah.
Kedua, mengangkat tangan dan mengusapkannya ke wajah.
Ketiga, tidak mengusap dan tidak mengangkat tangan.
Para ulama sepakat untuk tidak mengusap selain wajah, seperti dada dan lainnya. Bahkan mereka mengatakan perbuatan itu makruh.
Ikuti berita seputar Doa Qunut lainnya di SURYA.CO.ID
Ikuti berita seputar Ramadan 2021 di SURYA.CO.ID
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jadwal-imsakiyah-surabaya-5-ramadan-1442-h.jpg)