Breaking News:

Berita Surabaya

UPDATE Tragedi Suami Bunuh Istri Hamil, Sempat Bikin Laporan Palsu ke Polisi Menyatakan Istri Hilang

Berikut update suami bunuh istri hamil 5 bulan dan sempat tidur dengan mayat 3 hari yang dilakukan oleh Jony Pranoto Kasum (27) di Kota Surabaya.

Kolase SURYA.co.id/Firman Rachmanudin/Istimewa
Kasus suami bunuh istri hamil 5 bulan semakin menguak sifat Jony Pranoto Kasum. Dia sempat bikin laporan palsu ke polisi menyatakan istrinya hilang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berikut update suami bunuh istri hamil 5 bulan dan sempat tidur dengan mayat 3 hari yang dilakukan oleh Jony Pranoto Kasum (27) warga Gayungan, Kota Surabaya.

Tak disangka, ternyata setelah membunuh, pelaku Jony Pranoto Kasum sempat membikin laporan palsu ke polisi yang menyatakan istrinya hilang.

Jony Pranoto Kasum telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuh istrinya, Putri Ima Camelia Sandy (26).

Cara licik Jony melaporkan istrinya hilang ke Polsek Gayungan sebelum dia tertangkap. Laporan hilang itu dibuat Jhony atas desakan keluarga korban.

Baca juga: 5 Fakta Tragedi Suami Bunuh Istri Hamil Lima Bulan, Sempat Tidur Bersama Mayat Selama 3 Hari

Baca juga: OPM Bocorkan Penyokong Dana KKB Papua Untuk Beli Senjata, 1 Unit Harganya Rp 300 Juta-Rp 500 Juta

Baca juga: KSAL: Penyebab KRI Nanggala 402 Tenggelam di Kedalaman 800 Meter, Bagaimana Nasib Kru Kapal?

Baca juga: Panglima TNI Pastikan KRI Nanggala 402 Tenggelam, Akhir Batas Ketersediaan Oksigen 72 Jam Sabtu Pagi

Kasus suami bunuh istri yang mayatnya dibuang di sekitar Masjid Al Akbar terungkap setelah bau busuk menyengat. Kini, pelakunya telah ditangkap.
Kasus suami bunuh istri yang mayatnya dibuang di sekitar Masjid Al Akbar terungkap setelah bau busuk menyengat. Kini, pelakunya telah ditangkap. (Istimewa)

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Ipda Hedjen Oktitanto membenarkan laporan yang dibuat oleh tersangka pada Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Tersangka memang sempat membuat laporan palsu terkait kehilangan istrinya. Sebelum ternyata ditemukan tewas di lahan parkir samping kantor PWNU Jatim," kata Hedjen, Sabtu (24/4/2021).

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya,AKBP Oki Ahadian membenarkan laporan palsu yang dilakukan eh Jhony sebagai upaya untuk menyembunyikan peristiwa itu dari keluarga korban maupun untuk mengelabuhi petugas.

"Tersangka telah membuat laporan palsu. Itu akan ada konsekuensi hukumnya. Kalau dari pengakuannya memang untuk mengelabuhi keluarga korban dan petugas," kata Oki, Sabtu (24/4/2021).

Selain itu, Oki juga menyebutkan jika hasil pemeriksaan urine tersangka memang positif mengandung methampethamine atau narkotika jenis sabu.

"Selain pik koplo yang kami temukan. Ternyata hasil uji tes urine positif mengandung methampetamine atau narkotika jenis sabu," tandasnya.

Baca juga: Kisah Tragis Wanita Jakarta Disetubuhi TNI Gadungan di Kebun Jagung dan Diperas, Begini Kronologinya

Baca juga: Penyidik KPK Steppanus & Wali Kota Tanjungbalai Ditahan, Bagaimana Nasib Waket DPR Azis Syamsuddin?

Baca juga: Cerita Tingkah Gemes Anak Lettu Imam Adi, Merengek Halangi Ayahnya Sebelum KRI Nanggala 402 Hilang

Halaman
1234
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved